Filtrar por
Estado de actualización
TodoEn cursoCompletado
Ordenar por
TodoPopularRecomendaciónCalificacionesActualizado
Perjalanan Yang Mendebarkan

Perjalanan Yang Mendebarkan

“Aku tahun ini sudah 43 tahun, lho!] [Apa? Nggak kelihatan sama sekali, mirip seperti kakaknya Tina. Seharusnya aku panggil kamu kakak!] “Dasar si mulut manis! Sudahlah, aku nggak mau meladenimu lagi, makin dibahas makin menjadi-jadi!] Setelah itu kami berdua tidak lagi saling berkirim pesan. Dia tetap duduk di pangkuanku, sementara aku reflek memeluk pinggulnya yang montok dari belakang tanpa melakukan tindakan nekat lagi. Hanya saja, entah mengapa muncul rasa hangat yang aneh dalam hatiku, sebuah perasaan yang sangat nyaman dan sulit dijelaskan terus berputar di dalam hati. Sensasinya benar-benar luar biasa indah! Saat tiba di Gunung Merpat, waktu sudah mendekati siang hari. Di kaki gunung
14.9K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 580 veces como cerpen kemerdekaan
Leer
+Biblioteca
Dari Pecundang Jadi Pahlawan

Dari Pecundang Jadi Pahlawan

“Cukup! Tangkap dia!” “Ya! Dia melakukan kecurangan, dengan menerjang Kapten sebelum dia siap!” tuduh kerumunan tak puas. “Dia menggunaakan ilmu aneh dalam pertarungan!” Yang lain menimpali dengan kata-kata yang memanaskan suasana. “Kapten yang selalu memenangkan pertarungan tahunan, tak mungkin bisa dikalahkan semudah itu!” Harvey mengulas senyum penuh ejekan pada orang-orang. “Kalian sungguh bodoh bersedia bekerja pada pria lemah sepertinya!”
101.0K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 29 veces como cerpen kemerdekaan
Leer
+Biblioteca
Si Pecundang Pemilik Api Abadi

Si Pecundang Pemilik Api Abadi

orang aneh itu yang mengaku sebagai author berteriak: SELAMAT HARI KEMERDEKAAN Yang ke-79 ya teman-teman READER SEMUA! semoga tahun ini kita di merdekakan dari segala hal yang buruk, seperti baca komik sambil makan, terus malas update, terus semoga di tahun ini semakin banyak novel dan cerita yang bisa menginspirasi dan memotivasi banyak orang menjadi lebih baik. sekian dan terimakasih!
102.7K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 87 veces como cerpen kemerdekaan
Leer
+Biblioteca
KUKIRA MISKIN, RUPANYA CEO

KUKIRA MISKIN, RUPANYA CEO

Rupanya, indahnya pantai dan kokohnya perbukitan yang mengapit aspal jalan raya itu menjadi saksi mati para pahlawan berkorban merebut kemerdekaan. "Bahkan orang zaman dahulu, mengorbankan nyawa untuk membela negara, lalu sekarang kamu mau mati sia-sia begitu?" Dareen berusaha membuka percakapan. Ia sengaja memilih tempat itu untuk mengulik apa yang sebenarnya sudah terjadi. Suasana angin pantai membuat otak terasa lebih segar.
1057.4K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 1.8K veces como cerpen kemerdekaan
Leer
+Biblioteca
Istriku Seorang Juragan

Istriku Seorang Juragan

jawabnya dengan dengusan sebal. Aku terkikik geli. "Ya, ya, saya tahu kamu gak sekatro itu, Jingga," jawabku sambil tersenyum geli. "Tapi Monas itu bukan sekadar bangunan tinggi, loh. Monas itu punya cerita penting, tentang perjuangan kita meraih kemerdekaan." Jingga mendengus lagi, tapi kali ini dia tampak sedikit lebih tertarik. "Jadi gimana kang ceritanya?" tanyanya antusias.
103.6K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 104 veces como cerpen kemerdekaan
Leer
+Biblioteca
Gerilya Di Balik Seragam

Gerilya Di Balik Seragam

seru Leman, dan para pejuang baru langsung berkumpul di sekitarnya, duduk di atas tikar pandan yang sudah usang. “Kami pernah dengar tentang ‘Pahlawan Kebebasan’!” kata seorang pejuang baru. “Kabarnya, dialah yang membuat strategi sehingga pasukan bisa lolos dari kepungan Belanda!” “Siapa dia? Apa dia juga bagian dari pasukan kita?”
104.1K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 154 veces como cerpen kemerdekaan
Leer
+Biblioteca
Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

“Woy! Cepetan woy! Aku udah siap-siap dari tadi!” Oh, itu tokoh utamanya. Ya sudah, nikmati saja cerita sederhana ini ya. Selamat membaca. Konon, legenda beratus - ratus ditambah puluhan tahun berkata bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia akan dilanda peristiwa besar. Dikatakan yang mendalangi peristiwa ini adalah kelompok misterius berjubah polkadot dengan tujuan untuk membangun negri impian mereka sendiri. Juga dikatakan bahwa kelompok aneh ini akan dikalahkan oleh kelompok yang dipenuhi oleh orang – orang aneh yang dipimpin oleh seorang pemuda yang sangat aneh yang menggunakan gelang besi sebagai senjatanya. Oleh karena itu, seorang keluarga besar dipilih untuk mencari pemuda aneh ters
915.9K vistasEn pausaAñadido a la biblioteca 494 veces como cerpen kemerdekaan
Leer
+Biblioteca
BERLAYAR: Kala Cinta Tak Berjalan Semestinya

BERLAYAR: Kala Cinta Tak Berjalan Semestinya

Di sela-sela aktivitas Indira yang kembali sedang mencoret-coret kertas naskah perang bajak laut yang kian hari kian semrawut ceritanya. “Duh ya Bu Gina niat bener ngasih naskah cerita absurd gini.” Indira tetap mencoret bagian-bagian tidak perlu dari cerita ini. Dari 100 persen cerita yang dibuat oleh penulis ini 70 persennya Indira suruh hapus atau ganti karena tidak linear dengan cerita yang dibuat. Indira membuat suara menangis hingga rekan yang lain ikut iba. Ponsel Indira berbunyi. Tidak biasanya Edwin menghubunginya. Ibu jarinya membuka pesan dari Abang tertuanya itu, mendadak Indira segera membereskan semua barang ke dalam tas miliknya.
108.1K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 243 veces como cerpen kemerdekaan
Leer
+Biblioteca
Wanita Rebutan

Wanita Rebutan

BUAT CERITA PANJANG, ALANA KABUR ChatGPT Judul: Melarikan Diri: Perjalanan Panjang Alana Menuju Kemerdekaan Alana adalah gadis muda yang telah mengalami banyak cobaan dalam hidupnya. Dari kehilangan kedua orangtuanya hingga penculikan yang mengerikan, dia telah mengalami penderitaan yang tak terbayangkan. Namun, keberaniannya tidak pernah padam, dan ketika kesempatan terbuka, dia memutuskan untuk kabur dari kekangan yang membelenggunya.
102.7K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 87 veces como cerpen kemerdekaan
Leer
+Biblioteca
Forever Hours

Forever Hours

Bukankah seharusnya Fira yang berterimakasih karena April sudah memaksanya hingga karya itu akhirnya terpajang? Seperti yang sudah diumumkan sebelumnya, hanya ada sepuluh karya yang dipajang di mading berlatar merah itu. Tiga cerpen, tiga puisi, dan empat lukisan yang salah satunya adalah milik Fira. Lukisan dengan bunga kamboja merah muda besar hampir mengisi seluruh kertas—tepat berada di tengah, bagian kirinya bermandikan cahaya senja-kuning oranye, sedangkan bagian kanannya tertutup gelapnya malam, tetapi sedikit bercahaya berkat bulan dan pasukannya-bintang. Di sudut kiri bawah, tertulis nama dan kelasnya, Zhafira Freya — X IPA-2.
3.5K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 130 veces como cerpen kemerdekaan
Leer
+Biblioteca
ANTERIOR
1
...
5678910
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status