Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Atas Nama Pohon Suci

Atas Nama Pohon Suci

Entah mengapa? Ketika bersedia menjawab, Ibuku selalu mengulangi cerita yang sama yaitu Bambang adalah seorang pahlawan perang kemerdakaan Indonesia, oposisi Sukarno dan pengguling Suharto dan blah blah blah. Tapi aku tak pernah tahu detailnya. Lantas aku merasa, aku mesti mesti mencari tahu sendiri.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai cerpen sejarah pahlawan
Baca
+Pustaka
Impian Keluarga Bahagia

Impian Keluarga Bahagia

“Kata-kata terukir ini berasal dari biografi Pahlawan Pedang. Kalimat Itu juga berisi tentang pencatatan mengapa dia memilih untuk meninggal di sini. ” Tyr juga tengah menatap ke arah tulisan yng ada di dinding batu dengan bola mata nya yang tak berkedip. 'Pahlawan Pedang telah menghabiskan seumur hidupnya karena dia sangat terobsesi dengan bilah dan pedang. Seorang jenius tertinggi dari dunia seni bela diri kuno yang kebetulanz merupakan menjadi temuan langka diabad ini. Seorang praktisi seni bela diri kembaIi lagi dari Alam setengah dewa yang secara tiba-tiba dikhianati oleh saudaranya sendiri dan hidupnya berakhir ditepat ini.”
8.81.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42.8K kali sebagai cerpen sejarah pahlawan
Tampilkan Ulasan (275)
Baca
+Pustaka
JP
Ijin promote thor. REVENGE menceritakan derita wanita yang tidak tahu apa-apa disiksa sampai hampir mati hanya dengan satu tuduhan, Pelakor. Bangkit dari kematian berbekal sedikit ilmu bela diri, Claudia melacak semua orang yang membuatnya menderita. Mampir kak buat reviewnya. Thanks.
Kaisar Dewa
Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Bercerai tentang seorang menantu laki-laki mantan dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya.  Terimakasih banyak ...️ ...️ ...️ 
Baca Semua Ulasan
Bukan Pahlawan

Bukan Pahlawan

Tetap bersama Rizwan dan menggugurkan janin dalam kandunganku atau mempertahankan kehamilanku tapi berpisah dengan Rizwan. Selamat pagi, maaf lama gak update. Aku harap kalian suka dengan ceritaku yang satu ini. Mohon masukkan cerita "Bukan Pahlawan" ini ke dalam perpustakaan kalian dan jangan lupa untuk meninggalkan komentas agar author merasa lebih bersemangat untuk melanjutkan ceritanya. Semoga cerita ini bisa menjadi cerita favorit untuk menemani hari-hari kalian. AlanyLove.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai cerpen sejarah pahlawan
Baca
+Pustaka
O, Yang Mulia!

O, Yang Mulia!

katanya lagi, "Bagaimana mungkin ada Pahlawan setua ini?" Hanya ada satu Pahlawan dalam satu periode, dan Pahlawan ditentukan sejak lahir. Artinya, Pahlawan berikutnya baru akan muncul setelah kematian Pahlawan sebelumnya. Kini, baru 5 tahun sejak menghilangnya Pahlawan sebelumnya, Pahlawan baru muncul dalam wujud seorang lelaki paruh baya.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai cerpen sejarah pahlawan
Baca
+Pustaka
Series Hutan Larangan

Series Hutan Larangan

*** Masa Kini Dengan tangan menopang dagu Ana mendengar cerita dengan seksama dari lelaki yang duduk di hadapannya. “Bertahun-tahun aku belajar sejarah, nggak ada disebutkan kalau yang mengusir sebagian penjajah itu mahluk campuran sepertimu. Yang tercatat itu nama-nama pahlawan besar, tapi sayang banget aku lupa namanya.”
1050.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai cerpen sejarah pahlawan
Baca
+Pustaka
Dari Pecundang Jadi Pahlawan

Dari Pecundang Jadi Pahlawan

“Nama Jenderal Ravian pasti pernah kau dengar, kan?” Mata Harvey membelalak. Nama itu bukan nama asing. Ayahnya, Duke Alden Vaelmont, dulu sering menyebut Ravian sebagai jenderal paling jujur dan paling ditakuti di medan perang. Tapi bukankah Jenderal Ravian dihukum mati oleh raja karena berkhianat? “Omong kosong! Ravian adalah pengkhianat! Semua orang tahu itu!”
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai cerpen sejarah pahlawan
Baca
+Pustaka
KUKIRA MISKIN, RUPANYA CEO

KUKIRA MISKIN, RUPANYA CEO

Rupanya, indahnya pantai dan kokohnya perbukitan yang mengapit aspal jalan raya itu menjadi saksi mati para pahlawan berkorban merebut kemerdekaan. "Bahkan orang zaman dahulu, mengorbankan nyawa untuk membela negara, lalu sekarang kamu mau mati sia-sia begitu?" Dareen berusaha membuka percakapan. Ia sengaja memilih tempat itu untuk mengulik apa yang sebenarnya sudah terjadi. Suasana angin pantai membuat otak terasa lebih segar.
1057.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai cerpen sejarah pahlawan
Baca
+Pustaka
Jeratan Cinta Mantan

Jeratan Cinta Mantan

Rylee Maglorius Ghawani : Itu tokoh cerita, kan? Adwaya Lakeswara : Aku baru dengar. Andreas Karunasekara : Apalagi aku, Gen Z. Nggak tahu apa yang disebutkan tadi. Morgan Padantya : Itu pahlawan bertopeng dari Jepang. Mereka pakai kostum khusus. Anthony Madanapala : Ngetop di tahun 80 sampai 90-an. Luthfan Baihaqi : Aku masih ingat, Ksatria Baja Hitam.
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai cerpen sejarah pahlawan
Baca
+Pustaka
Kekuasaan : Lahirnya Sang Pemersatu

Kekuasaan : Lahirnya Sang Pemersatu

Dia menyambut mereka dengan ramah dan mendengarkan cerita Elara dengan seksama. “Aku tahu tentang sosok yang kau bicarakan,” kata Thane. “Di dalam naskah-naskah kuno, ada ramalan tentang seorang pahlawan yang akan muncul saat kerajaan berada di ambang kehancuran. Pahlawan ini akan datang dari garis keturunan yang tidak terduga, membawa harapan dan kekuatan untuk mengubah nasib kita.” “Di mana kita bisa menemukan pahlawan ini?” tanya Alaric dengan penuh semangat.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai cerpen sejarah pahlawan
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

Para penulis sejarah resmi Kerajaan pun sudah menorehkan empat kata dalam catatan resmi—*"Pahlawan Negeri Tak Tertandingi." Chen Xiaoshuang dan Wang Jianmin sudah kehilangan semua nyali yang tersisa. Kedua kaki mereka lemas—dan keduanya jatuh berlutut ke lantai hampir bersamaan. Mereka menangis meraung-raung sambil mengetukkan kepala ke lantai.
1010.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 269 kali sebagai cerpen sejarah pahlawan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status