KEMBALINYA SANG RATU
“Kalau kami, dulu punya filosofi Slavia yang mirip: hidup selaras dengan tanah dan musim. Tapi itu dikalahkan oleh ambisi negara.”
“Ambisi selalu datang tanpa undangan,” gumam Alina. “Tapi aku percaya, sejarah bisa ditulis ulang oleh orang-orang kecil seperti kita.”
Lintang menjawab dengan mata bersinar, “Maka mari kita tulis sejarah dari hal terkecil: madu dari hutan kami, kain tenun dari tangan nenek kami, kisah-kisah dari mulut tua di beranda rumah. Dunia sedang lelah pada berita besar—mungkin yang dibutuhkan justru adalah cerita kecil yang jujur.”