Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kuakhiri Dendam Ini

Kuakhiri Dendam Ini

Wajar Om Burhan menerima bulat-bulat, uang yang sangat banyak. "Apakah kakak juga mendengar, siapa nama penabrak itu? Siapakah yang sanggup memeberikan uang damai sebesar itu, Kak?" "Kau pasti mengenalnya, Manda. Tedja, si pengusaha kaya itu!" "Tedja? Tedja Sukma Karim pengusaha ternama itu?" "Iya, dialah yang menabrak orang tua kita." "Pantas … pantas saja, Om Burhan gelap mata." Masih bingung guys ... Huhuhu cup cup dah.
3.6K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as chaand kaa tukdaa
Read
+Library
Jenderal Naga

Jenderal Naga

Bukankah ini terdengar sangat kejam? Chandra seketika merasa kurang percaya diri. Dia merasa kalau dirinya tidak akan mungkin bisa menang jika melawan ratusan juta peramu pil di sini. Karena dirinya baru mampu memurnikan pil ajaib tingkat sepuluh. Satu-satunya kesempatan bagi Chandra agar bisa menang adalah dengan menggunakan Tungku Sakti. Dia berharap Tungku Sakti akan memberikannya kejutan yang tak terhingga. “Semuanya, mulai!” seru Pemimpin Dunia Singhen.
9.11.9M viewsCompletedAdded to Library 72.8K Times as chaand kaa tukdaa
Show Reviews (252)
Read
+Library
Kaisar Dewa
Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Bercerai tentang seorang menantu laki-laki mantan dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya.  Terimakasih banyak ...️ ...️ ...️ 
Jack
coba yg baca nya udah jauh minta bocoran sebelum sy terlanjur kecewa di tengah2,soalnya jengkeli sm cerita yg isi ny berulang2 (penghinaan), seperti yg berjudul MENANTU PAHLAWAN NEGARA yg tidak saya lanjut baca karena jengkel.padahal baca nya selalu nunggu update saking jauh nya cerita yg dibaca
Read All Reviews
RAJA TANPA TAKHTA

RAJA TANPA TAKHTA

Mukhayyam Hafiz duduk di beranda pondok Gurutta Harun. Malam itu angin sepoi-sepoi membawa aroma khas dari hutan di sekitarnya. Cahaya bulan menerangi desa Cindua dengan lembut, seolah menyoroti pemikiran yang berat di benak pemuda itu. Setelah bertemu Si Tua Bijak dan menjalani latihan yang melelahkan, kini ia merasa semakin dekat dengan pertanyaan besar yang terus menghantuinya: apa sebenarnya kekuasaan itu?
1.5K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as chaand kaa tukdaa
Read
+Library
Gairah Khodam Leluhur

Gairah Khodam Leluhur

Dia tidak ingin menjadi pecundang, maka dari itu dia memutuskan untuk mengambil wudhu dan sembahyang dengan gerakan dan bacaan yang masih diingat. Sesuai dengan arahan Kasih, dia akan membacakan doa. Setelah mendapatkan posisi duduk yang nyaman, ada sesuatu yang dia rasakan di tangan kanannya seperti energi yang tidak biasa. Anehnya lagi, surat yang bahkan tidak hafal, dia mampu membacanya dengan lancar dan fasih tanpa melihat buku. Ajaibnya, setelah beberapa saat, Lea mulai bangun meski lesu.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as chaand kaa tukdaa
Read
+Library
Kaulah Jodohku

Kaulah Jodohku

kata Safa melihat Zahra yang mulai tenang. Wanita mungil itu berdiri di depan kompor, lalu menyalakan dan memasukkan telur yang sudah dibuka. Ia akan membuat telur ceplok sebagai lauk yang paling mudah. Setelah matang, Safa menyimpannya di atas nasi panas dan diberikan kecap sebagai penambah rasa. Sembari menunggu nasinya agak hangat, Safa akan memberinya Zahra obat.
1011.7K viewsCompletedAdded to Library 293 Times as chaand kaa tukdaa
Read
+Library
GAIRAH SANG TUAN MUDA

GAIRAH SANG TUAN MUDA

Askara berbincang dengan serius, mencicipi beberapa menu, dan sesekali mengangguk tanda setuju. "Gunakan bahan premium untuk ini," kata Askara setelah menelan satu gigitan. "Aku tidak mau restoran hotelku memakai bahan standar." Sementara itu, Eriska hanya melirik jam tangannya. Pukul tujuh lebih. Dengan hati-hati, dia mengeluarkan ponselnya dan mengirim pesan ke Bundanya, memberi tahu kalau dia akan pulang terlambat hari ini agar Bundanya tidak khawatir.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as chaand kaa tukdaa
Read
+Library
Om Duda!

Om Duda!

Fatya mejeda ucapannya lalu menatap Devan dengan tatapan bertanya. “Kai, Kailash Adya Ganendra.” Perempuan itu kembali menampilkan senyumnya. “Makanan apa yang Kai sukai? Kegiatan apa yang dia sukai? Apa dia suka menonton film kartun, atau superhero? Lalu siapa tokoh yang sangat dia suka. Kai suk—“ “Satu-satu pertanyaannya,” ucap Devan mengelus lembut tangan Fatya yang ada di genggamannya.
9.876.7K viewsOngoingAdded to Library 2.5K Times as chaand kaa tukdaa
Show Reviews (27)
Read
+Library
aloha
ceritanya mirip sm novel lain, judul nya pun mirip, duda anak 1, dosen, kaya, mantan istri si dosen model, calon istri mahasiswi, dan anak si dosen yg ngedeketin duluan si mahasiswi. tp tetep aja dibaca juga dua2nya
Michael Sanjaya
sumpah deh...baru x ini baca novel tentang keluarga dan perceraian tp ujung"nya ttp hrs berpisah jg. hahahaha.... uda gt kasian keluarga si cowok yg boleh di blg hancur, si cowok mo rujuk berujung ggal sedangkan adik tnpa pengetahuan kluarga atau si kakaknya hdupnya jg hancur. mantap, ceritanya unik
Read All Reviews
Ganteng-Ganteng Duda

Ganteng-Ganteng Duda

Mata beningnya kemudian menatap Lia dengan seksama. "Ini tasnya Gilang ya Lia. Di sini ada daftar apa yang bisa Gilang makan dan enggak. Terus apa aja kegiatannya." Lia menatap sebuah tangan yang menyodorkan tas, ragu, Lia mengambil barang tersebut. "Tolong Gilang dijaga. Saya enggak mau sampai Gilang kenapa-kenapa." Dan kini Lia tahu, ia yang seorang lulusan cumlaude jurusan ekonomi ini akan benar-benar menjadi pengasuh dari anak duda ganteng tetangga sebelah.
808 viewsOngoingAdded to Library 32 Times as chaand kaa tukdaa
Read
+Library
Godaan Tuan Majikan

Godaan Tuan Majikan

Ia menunjuk mobil-mobilan warna merah dengan pintu yang bisa dibuka. Lastri menunduk, melihat harga yang tertempel kecil di bawahnya. Ia menghitung cepat dalam hati. Masih cukup. “Yang itu saja?” tanyanya lembut. Yudha mengangguk cepat, lalu ragu. “Tapi mahal nggak, Bu?” Pertanyaan polos itu membuat dada Lastri terasa diremas. “Nggak. Selama Yudha senang.”
1.2K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as chaand kaa tukdaa
Read
+Library
Sentuhan Lembut Om Duda

Sentuhan Lembut Om Duda

ucap Rara dengan suara agak kencang. Sama seperti di telepon sebelumnya, lagi-lagi tidak ada jawaban. Rara seketika terheran-heran. Sebenarnya, seberapa nyenyak tidur tamunya itu? Rara kembali mengetuk pintu kamar. “Permisi, tuan–” CKLEK Rara seketika tersenyum lebar begitu pintu terbuka. Akhirnya usahanya berhasil! “Selamat siang, tuan. Saya–”
1037.9K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as chaand kaa tukdaa
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status