Kami Tanpa Kamu
Ka Umay cerpen singkat tentang ibucerita sedih tentang ibugambar ibu aku lelahcerita sek dengan ibu
Dia memelukku dengan erat.
"Syukurlah kamu baik-baik saja."
Kalimatnya membuatku merasa... dikhawatirkan. Kenapa dia malah bersyukur di saat Cheril belum bangun? Apa menurutnya aku lebih berharga dibandingkan anaknya?
"Cheril, dia...."
"Cheril dan Ramaniya akan bangun, mereka anak yang kuat. Aku sangat bersyukur kamu tidak apa-apa."
Aku tidak bisa menahan tangis yang pecah, kalimatnya sungguh membuatku memiliki harapan. Selama ini tidak ada orang yang bisa kuandalkan, tidak pernah bergantung kepada orang lain dan memiliki sandaran.