Jerat Obsesi Ayah Tiri Lumpuh
"Sayang... kumohon..."
Sayup-sayup, di tengah kesadaran Chloe yang ditarik paksa oleh kegelapan, telinga wanita itu menangkap suara bariton yang begitu ia kenal. Suara yang biasanya penuh arogansi dan perintah itu kini terdengar bergetar, sarat akan ketakutan yang mendalam.
Perlahan, dengan sisa tenaga yang Chloe miliki, kelopak mata Chloe terbuka. Pandangannya kabur, namun ia bisa melihat wajah tampan ayah tirinya yang kini terlihat begitu kacau.