Identitas Tersembunyi Suami Cacat
suara Haris terdengar parau, lirih, namun tajam menusuk hati.
“Ayah? Apa yang Ayah lakukan? Ayo bangun,” Jovian berjongkok, mencoba meraih tangan sang ayah. Jemari pria muda itu bergetar, gemetar, seperti menyadari sesuatu yang janggal.
Namun Haris tidak bergeming. Pria itu terus mengucap kata-kata yang sama, memohon tanpa henti, bahkan hampir bersujud di kaki anaknya.