Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
(Not) One Night

(Not) One Night

"OM! BANGUN!" Teriakan Zara yang terdengar lagi menyadarkan Alan. Dia beranjak turun dari ranjang dan berjalan mendekati pintu kamarnya. Alan membukanya sedikit, menatap Zara yang sudah berdiri di depan pintu kamarnya. "Ada apa?" Alan bertanya dengan suara serak khas orang yang baru bangun tidur. "Ini hari Senin loh. Gak pergi kerja kah?" Zara bertanya. Kening Alan berkerut mendengar itu. Ah, dia lupa kalau sekarang adalah hari kerja lagi.
1.6K viewsCompletedAdded to Library 45 Times as chord one day
Read
+Library
ONE DAY IN MY LIFE

ONE DAY IN MY LIFE

"Terimakasih, saya hanya ingin berbicara dengan Elisa sebentar! Terimakasih!" Punggung Robert yang menghilang secara perlahan-lahan membuat senyum Jordi pun menghilang. "Aku tidak dapat membayangkan jika suatu saat nanti aku akan menyerahkan Putri ku dengannya." Wajah Jordi yang terharu membuat Oky seperti akan menangis. "Suatu hari nanti pastinya hari itu akan tiba. Kita hanya perlu menunggunya!"
1.9K viewsCompletedAdded to Library 70 Times as chord one day
Read
+Library
No One

No One

<3 lilly 08/06/2021
102.6K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as chord one day
Read
+Library
One Day In Your Life

One Day In Your Life

Alkohol di dalam dirinya sudah mulai berkurang efeknya dan itu sangat membantunya untuk bisa kembali berkonsentrasi. "Abang gak pernah ngertiin, Ann!" samar-samar suara Ann meneriaki keheningan menuju pagi itu. "Jangan bawa-bawa orang tua Ann! Ann pikir Ann mau menikah sama Abang?!" "Benar-benar mengerikan," Jordan menyimpulkan. Serbuan hawa dingin menimpa keningnya lewat celah-celah lubang udara. Kadang-kadang, terdengar juga truk yang melintas di luar, juga suara kokok ayam dan kepak camar di langit. Suasana seperti ini merupakan suatu paket komplit dari keheningan dan kengerian malam.
105.5K viewsCompletedAdded to Library 127 Times as chord one day
Read
+Library
1095 Days!

1095 Days!

Alvalino langsung mendekatkan microfon ke mulutnya dan berkata, “Malam ini, gue sama Naira akan menyanyi bersama. Jadi mohon perhatiannya sebentar.” “Heart beats fast... colors and promises.” Alvalino memulainya terlebih dahulu dengan mata yang sudah memandang Naira cukup dalam. “How to be brave, how i can love when i’m afraid to fall.” “But watching you stand alone. All of my doubt, suddenly goes away somehow.” “One step closer.” Naira mulai mengikuti Alvalino dengan tersenyum lebar. Seluruh murid tampak menikmati suara mereka berdua yang terdengar sangat merdu.
105.9K viewsCompletedAdded to Library 230 Times as chord one day
Read
+Library
Once then Forever

Once then Forever

Menghadap depan, Dimitri pura-pura tak melihat. Pemuda itu bernama Hari. Pukulan yang didapat lumayan keras, kening yang perih digosok-gosok, sembari melotot pada gadis ber-hoodie abu-abu di sampingnya. "Mana aku tahu, Atla. Tanyain aja sama cowok yang ngajak nikah itu."
1018.4K viewsCompletedAdded to Library 403 Times as chord one day
Read
+Library
Another day

Another day

"Bisa ayah lihat surat itu?" Dengan raut muka gelisah Gevan memberikan kertas yang di pegangnya pada sang ayah. "Jalan matahari? Bukankah ini tempat yang sangat dekat? Lalu apa yang membuatmu gelisah seperti itu?" "Tidak aku hanya merasa..." "Merasa apa?" tanya sang ayah. "Lupakah saja." **** Hari senin telah tiba. Dan hari ini adalah hari persidangan ibu Alea. Karena Alea harus hadir sebagai korban, dia memutuskan untuk ijin sekolah pada hari itu.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as chord one day
Read
+Library
Days to Remember

Days to Remember

Aku hanya iya-iya saja pada kata-kata pengantarnya. "Oh ya, materi yang tadi itu, ada yang terlewat loh! Kita sudah pelajari sejak hari pertama masuk, kamu nggak punya jadwal 'kan?" ungkapnya terlihat manis. Mengingatkanku yang tidak masuk pada hari pertama sekolah. "Ya?" tanyaku masih bingung. "Oh iya, nama saya Yami, boleh kenalan nggak! Dari tadi udah ngomong panjang lebar tapi kita belum kenalan nih," ralatnya tersenyum.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as chord one day
Read
+Library
ONE MORE TIME!

ONE MORE TIME!

Mau takhayul atau tidak, pokoknya Eriska membenci angka tersebut. Dan, sialnya lagi, hari ini adalah hari Senin. Hari Senin yang jatuh pada tanggal empat di bulan ini. Hari Senin yang sudah membuat Eriska gondok setengah mati dan percaya bahwa dia akan terkena kutukan entah oleh siapa. Coba saja perhatikan keadaan di rumahnya saat ini.
6.6K viewsOngoingAdded to Library 198 Times as chord one day
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status