Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Aku Mati di Pernikahanku

Aku Mati di Pernikahanku

"Eryx!!!" Jeritan Braelyn pecah menjadi gema yang menyakitkan di dalam lorong dimensi yang runtuh. Udara serasa merenggut paksa oksigen dari dadanya saat tubuhnya melayang di udara, terlempar oleh dorongan masif dari pria yang dicintainya melintasi batasan waktu. Melalui sudut matanya yang basah oleh air mata, ia melihat siluet Eryx surut dengan cepat ke belakang. Pria itu tersenyum getir di tengah kepungan kabut abu-abu, membiarkan dirinya jatuh bebas ke dalam jurang ketiadaan waktu demi memberinya kesempatan hidup.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 23 Times as cinta mati pemeran
Read
+Library
EUFORIA

EUFORIA

“Tidak percaya? Tidak apa-apa kamu tidak percaya, karena siapa pun tidak bisa memaksakan keyakinannya pada orang lain.” “Gue penasaran. Kenapa lo menganggap kalau cinta sejati itu adalah kematian?” Sekarang, Carissa tertunduk sejenak. Dia menatap tangan kami yang sedang bertautan, lalu kembali mengangkat kepala dan memberikan senyuman lebar padaku. Senyuman yang begitu hangat. Sama seperti milik Kiana. Yah, aku memang tak salah lagi bahwa Carissa mungkin tengah meniru Kiana.
1013.5K viewsCompletedAdded to Library 336 Times as cinta mati pemeran
Read
+Library
Kontrak Pernikahan sang Pewaris

Kontrak Pernikahan sang Pewaris

Meskipun hanya suami mereka yang bersahabat namun istri-istrinya pun berteman dengan sangat baik. "Mbak Mita, Cinta sudah meninggal." Sari berkata dengan menangis. "Tidak, Cinta tidak meninggal," kata Mita. "Aku sudah melihat jasadnya, mayat itu memang benar-benar Cinta." tangis Sari terdengar semakin keras. "Tante itu bukan Cinta, Hana sudah melihat mayatnya tante. Tante jangan nangis lagi harapan kita menemukan Cinta masih ada." Hana memegang tangan Sari.
7.322.4K viewsCompletedAdded to Library 626 Times as cinta mati pemeran
Read
+Library
Hamil di Malam Pertama

Hamil di Malam Pertama

“Bom cinta deh kayaknya ... hemm ... bakalan naik pelaminan kayaknya .... “ Sari kembali meledek. “Apaan sih, Mbak Sari ini. Aku masih betah menjada soalnya masih cinta ama almarhum suami, masih belum bisa move-on.” Siti alias Cinta mulai berakting sedih dengan drama karangannya. “Mbak Siti harus bisa move-on, masih muda dan cantik kok ... jalan hidup masih panjang. Coba deh buka hati untuk tetangga kita itu ... hmm .... “ Sari mengulum senyum.
10101.8K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as cinta mati pemeran
Read
+Library
Pengantin Dewa

Pengantin Dewa

Tapi kini, ada sesuatu yang patah dalam tatapannya. “Aku mati,” ucap Wirya datar, suaranya seperti racun pait yang ditelan paksa. Melati menatapnya, ‘tak mampu berkata apa pun. Dadanya sesak. “Bagaimana bisa?” “Aku mati karena mencintaimu Melati.” “Apa..., bagaimana bisa?”
1.3K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as cinta mati pemeran
Read
+Library
Cinta Sejatinya

Cinta Sejatinya

Cinta itu tidak bisa disembunyikan, dia benar-benar mencintai Janet. "Angela, aku benar-benar minta maaf sama kejadian sebelumnya, aku tidak ingin merepotkan Bang Dimas." Janet berjalan mendekat, rambut hitam panjang dan lurus, gaun ungu muda, tampak seperti cinta sejati. "Tidak masalah, kalian bahagia saja." Aku tersenyum sopan, lagi pula semuanya hampir selesai.
10.0K viewsCompletedAdded to Library 309 Times as cinta mati pemeran
Read
+Library
Cinta Wanita Matre

Cinta Wanita Matre

komentar Gabby. "Dia Nathalie." Gabby yang cukup penasaran segera membuka ponsel pintarnya untuk mencari informasi mengenai Nathalie, atau yang tadi sempat disapa Nate. Maklum saja Ia dan Grace tidak menghafal nama dan wajah aktor maupun aktris di Indonesia, mereka secara resmi bekerja di Indonesia baru beberapa bulan terakhir. Apalagi, mereka tidak hobi menonton drama, jadi wajar jika mereka kesulitan mengenali seseorang.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as cinta mati pemeran
Read
+Library
Cinta Di Tengah Deadline

Cinta Di Tengah Deadline

“Apa itu?” Kirana menatap api yang berkobar, berusaha mencari keberanian. “Aku mencintaimu.” Kata-kata itu sederhana, tetapi membawa berat yang luar biasa. Adrian terdiam sejenak, lalu ia meletakkan cangkirnya dan meraih tangan Kirana. “Aku juga mencintaimu, Kirana,” jawabnya dengan suara yang hangat. “Lebih dari apa pun yang pernah kurasakan sebelumnya.”
101.6K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as cinta mati pemeran
Read
+Library
Senyum Bahagia Maharani

Senyum Bahagia Maharani

Pacar :“Yah, kamu itu cantik, baik, dan rajin lagi, pokoknya aku cinta mati sama kamu beb” Vita : “Aku juga cinta mati sama kamu beb”. Vita : I love you mmmuuuuaccchhh Pacar : I love you to mmmuuuuaaacccchhhh Heleh.. Howeeeekkk…… Aku miris melihat isi surat mereka. Bukan karena apa. Sampe segede gini belum ada yang bilang cinta mati sama aku huhu nasib ku mblo hehe
3.7K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as cinta mati pemeran
Read
+Library
Sentuhan Panas Ayah Sahabatku

Sentuhan Panas Ayah Sahabatku

ucap Andini. Rania melihat ke arah Cinta. Tatapannya benar-benar kosong. "Aku turut berduka cita ya, Cin." "Iya, terima kasih, Bu." "Tan, kita berangkat sekarang ya," ucap Satria saat semuanya siap menuju pemakaman. Cinta menganggukkan kepalanya perlahan. Perjalanan ke pemakaman berlangsung sunyi. Tidak ada percakapan berarti. Hanya suara kendaraan dan sesekali instruksi dari depan.
1074.9K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as cinta mati pemeran
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status