Serenade Cinta Dibawah Bintang
Malam itu, Luna menulis di jurnalnya:
“Jika cinta adalah bahasa, maka rindu adalah kalimat yang tak selesai. Tapi janji di dalam hati akan selalu mengikat maknanya. Aku percaya, Adrian… kita belum selesai.”
Di Jakarta, Adrian sedang berdiri di depan cermin studio, mempersiapkan penampilan berikutnya untuk festival kolaborasi Asia. Kali ini, ia akan membawakan lagu baru—lagu yang ia tulis sendiri, namun terinspirasi dari semua percakapannya dengan Luna, dari surat, dari diam-diam yang bermakna.