Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Complicated

Complicated

Kata orang, tidak ada kata terlambat Namun pada faktanya penyesalan selalu datang terlambat. Tapi, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Jantung yang memompa darah Yoga tak hentinya berdetak dengan cepat seolah-olah baru saja berhenti lomba lari maraton. Kecepatan detak jantung Yoga meningkat sejak kakinya menginjak kota Nukata District, Prefektur Aich, Jepang.
2.6K viewsCompletedAdded to Library 56 Times as clumsy
Read
+Library
Broken

Broken

Pikirannya pun menjadi sangat kacau. Tit.... Tit.... “Ha?” Reina terkejut dengan suara klakson mobil yang begitu dekat dengannya. “Reina, lo—lo habis kenapa?” tanya Andi khawatir setelah melihat mata Reina yang sembab. “Gak papa, kok,” jawab Reina dengan suaranya yang serak.
1013.8K viewsCompletedAdded to Library 497 Times as clumsy
Read
+Library
MEMORY

MEMORY

Jordan mengetuk kepala Violet menggunakan jari telunjuknya sebanyak dua kali, sedangkan Violet hanya terkekeh, menandakan tebakan Galang benar adanya. Galang sendiri bingung, adiknya yang di cap memiliki ingatan yang buruk bisa-bisanya ingat tentang uang dan bunga. Apalagi kalau ada teman yang meminjam uang dan tak mengembalikannya di hari yang telah di janjikan, di pastikan Violet benar-benar akan menagihnya. Bahkan ia menagih seperti tengah menerror. Bayangkan saja di ikuti terus-menerus, di samperin di manapun kalian berada, dan yang paling gila, Violet akan berdiri di depan rumah kalian di malam hari dan mengetuk pintu. Maka dari itu, jarang orang akan meminjam uang kepada Violet. Ingata
9.93.1K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as clumsy
Read
+Library
Greedy

Greedy

BRAK Alex menabrak sesuatu. Baru saja bahas keahlian Alex. Dirinya sudah menabrak gerobak tukang sayur yang sedang berhenti di pinggir jalan. Tukang sayur yang sedang membeli bubur ayam untuk sarapannya, justru harus menerima kenyataan gerobaknya yang setengah hancur. Tukang sayur itu berlari mendekati gerobaknya dengan mengeluh, "Ya ampun gustii, apa dosa saya," ucap tukang sayur itu dengan mengelus dada sambil berjongkok.
105.4K viewsCompletedAdded to Library 150 Times as clumsy
Read
+Library
Choice

Choice

Tertera kata ‘rumah’ di layar ponselnya. “Halo, Ma. Ada apa?” “Maya, kamu bisa pulang secepatnya ke Malang? Dimas masuk rumah sakit. Jatuh dari pohon. Tangannya patah.” “Ya Tuhan, kok bisa?” “Ini karena mama terlalu sibuk di dapur. Hari ini ada arisan di rumah, mama seharian di dapur. Padahal mama sudah larang Dimas keluar. Waktu mama lagi bikin teh tiba-tiba Dimas sudah nggak ada. Nggak lama, mama dengar suara tangis anak kecil. Ternyata Dimas.”
102.0K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as clumsy
Read
+Library
BROKEN

BROKEN

Dia pun mengenyahkan diri dengan letupan emosi yang tak terkendali. 200 cm menuju pintu, Dev merasakan hal yang tiba-tiba membuatnya tidak nyaman. Seperti rasa sakit yang membantai habis seluruh tubuh. Gemetar di sekujur badan menghilangkan keseimbangan. Dia tersungkur dan tidak bisa melakukan apa pun kecuali menggeliat dan mendesis seperti ular.
109.0K viewsCompletedAdded to Library 334 Times as clumsy
Read
+Library
Memory

Memory

sahut Pak Aksara lalu dia menguap panjang. "O, begitu ya ...." "Ada masalah?" "Tentu saja tidak, Pak. Maaf mengganggu, saya permisi dulu." Mendadak kepalaku terasa pusing, ruangan ini terasa berputar. Tanganku dengan cepat memegang kursi. Aku tidak sanggup berdiri. "Hasna, ada apa?" "Saya ... baik ... baik saja ...." Aku mencoba berjalan, tetapi oleng dan jatuh di lantai.
108.0K viewsCompletedAdded to Library 185 Times as clumsy
Read
+Library
Slave

Slave

Tubuh yang saat ini tengah di gagahinya dengan sangat buas, panas dan liar. "Oh, fu*k!" Adnan mengumpat dengan keras, persetubuhan mereka memang selalu menghasilkan kenikmatan tiada tara. Dibawah sana Maya tampak mengerang dan mendesah luar biasa. "More! Lebih cepat, ah!" Plakkk.
9.9K viewsCompletedAdded to Library 248 Times as clumsy
Read
+Library
Unexpected

Unexpected

Namun, bukan berarti Felix tidak akan teler setelah memasukkan minuman beralkohol tersebut terlalu banyak ke tubuhnya. “Hari ini aku memang ingin mabuk agar semua kepenatan di dalam otakku lenyap, Zack.” Setelah menanggapi perkataan Zack, Felix kembali meneguk habis wine di gelasnya. Felix menggelengkan kepalanya berulang kali saat penglihatannya mulai berkunang sekaligus mengabur. Tidak lama kemudian, kepalanya pun terjatuh begitu saja di atas meja bar. Untung gelas yang tadi dipegangnya berhasil ditahan oleh Zack, sehingga tidak membentur permukaan meja bar dan pecah.
9.838.2K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as clumsy
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status