Nisan Retak
Di luar, suara kendaraan mendekat, disertai langkah kaki berat yang menggema di lorong.
"Amira," bisik Anzar, "apa pun yang terjadi, aku bangga bisa menjalani ini bersamamu."
Amira menoleh, menatapnya dengan senyum kecil yang penuh keberanian. "Aku juga, Anzar. Sampai akhir."
Serangan Terakhir
Pintu ruangan mereka didobrak dengan keras, dan beberapa pria bersenjata masuk. Amira dan Anzar melindungi laptop di belakang mereka, memastikan proses unggahan tidak terganggu.
Hot Chapters