Lelaki Pilihan Surga
“Jodoh itu, Allah yang punya. Jadi, tidak sepantasnya kamu mengucapkan kalimat, tidak akan pernah menikah!”
“Ya Allah, aku benar-benar sial atau apa ya?” lanjut Aara.
“Ra! Tolong, kalimat kamu, diperbaiki! Masa sekelas Aara Malaika, dosen terbaik tahun ini, setiap ucapannya, kasar seperti itu!”
Aara tersenyum, sinis.
“Citra, Citra. Kamu tahu kan, aku sangat sensitif, jika perihal kata a-y-a-h!”
Bab Populer