Kekasih Suamiku
Aku bosen dengarnya," omel Glenn sembari mengalihkan letak ponselnya ke telinga kiri. Sementara, tangan kanannya sibuk memainkan bolpoin.
Tak ada siapapun di ruangannya. Jam makan siang hampir tiba. Jadi, ia bebas sedikit berlama-lama mencandai Airin di telepon.
Tentu saja, Glenn tidak benar-benar bosan. Hanya saja, ia tidak ingin jika Airin merasa terbebani segala yang ia perbuat.
"Oh, Mas Glenn bosan dengar terima kasih. Terus, ganti apa dong, Mas?" tanya Airin dengan polosnya.
"Ganti aku sayang kamu."
"Hah? Apa, Mas?"
"Eh, enggak. Ganti matur thank you, kamsahamida, danke, et cetera. Up to you."