Penyamaran CEO Tanaka
Surat sederhana yang ia tulis semalam, setelah berkali-kali menatap layar kosong tanpa tahu harus memulai dari mana.
Ia sempat menghapus, menulis ulang, lalu menulis ulang lagi. Tapi akhirnya, kalimat itu tetap sama:
“Terima kasih sudah membuatku percaya diri lagi.”
Tak ada nama, tak ada tanda tangan jelas, hanya inisial kecil di pojok kanan bawah: M.
Ia menatap surat itu sekali lagi sebelum meletakkannya di atas meja kerja Ardi, di antara tumpukan berkas yang rapi.