Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
RANTAI CINTA MAFIA KEJAM

RANTAI CINTA MAFIA KEJAM

Keesokan harinya, sesuatu yang tak terduga terjadi. Ketika Jia membuka pintu apartemennya, ia menemukan sebuah amplop kecil yang tergantung di pegangan pintu. Tidak ada nama pengirim, hanya tulisan singkat di bagian depan: "Pilih jalanmu sendiri." Jia membuka amplop itu dan menemukan sebuah kunci kecil bersama secarik kertas bertuliskan alamat. Tatapannya menyipit saat membaca pesan tersebut. Ia tidak tahu siapa yang mengirimnya, tapi ada sesuatu dalam kata-kata itu yang menggugah rasa ingin tahunya.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai surat untuk diri sendiri di masa depan singkat
Baca
+Pustaka
"* Kehormatan Ku Hilang Di Bangku SMA.*"

"* Kehormatan Ku Hilang Di Bangku SMA.*"

Lani dan Mira selalu ada untuk mendengarkan dan memberikan dorongan ketika Rina merasa cemas atau lelah. Suatu malam, Rina duduk di meja belajarnya, menulis dalam jurnalnya. Ia merenungkan perjalanan yang telah ia lalui dan bagaimana setiap pengalaman telah membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih kuat. Dengan semangat dan harapan, ia menulis, "Aku tahu bahwa masa depan masih penuh dengan ketidakpastian, tetapi aku siap untuk menghadapi setiap tantangan dengan tekad dan keberanian. Setiap langkah yang kuambil adalah bagian dari perjalanan menuju impian yang aku cita-citakan."
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai surat untuk diri sendiri di masa depan singkat
Baca
+Pustaka
Cinta yang Kadaluarsa

Cinta yang Kadaluarsa

Aku tidak berkata apa-apa, hanya menariknya untuk menulis undangan. Sebenarnya undangan sudah lama dikirimkan, tapi aku usulkan untuk kirimkan lagi ke teman-teman terdekat. Kali ini aku minta dia tulis sendiri. Aku minta dia tulis: [Hari-hari penuh harapan dan penantian. Pertemuan kita sungguh manis.] Lalu aku tersenyum dan berkata padanya, "Inilah kehidupan yang aku inginkan."
48.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai surat untuk diri sendiri di masa depan singkat
Baca
+Pustaka
Sakit Sesaat Demi Kebahagian Masa Depan

Sakit Sesaat Demi Kebahagian Masa Depan

"Manusia harus terus maju. Aku nggak ingin seperti Ruha, terus terpenjara dalam kenangan masa lalu." "Aku mencintaimu, sangat mencintaimu. Mungkin cinta kita nggak bersamaan waktunya dan aku menyadarinya terlambat. Tapi, aku nggak menyesal. Aku berutang terlalu banyak padamu, bahkan mungkin nggak pernah bisa lunas di kehidupan ini." "Tapi setelah semua ini, hatiku sedikit lebih lega. Jadi, kamu nggak perlu merasa bersalah, apalagi menyesal. Luna, hiduplah dengan bahagia ...."
7.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai surat untuk diri sendiri di masa depan singkat
Baca
+Pustaka
Insinyur Termalas Dari Dunia Lain

Insinyur Termalas Dari Dunia Lain

Sekarang, saatnya untuk memperkuat akar-akar itu. Tertanda, F.A. *********** Surat ini bukan hanya dokumen bisnis, ini adalah mantra untuk diri sendiri. Setiap kata yang ditulisnya adalah sebuah paku yang menancap erat di tanah, menahan dirinya agar tidak terhanyut kembali oleh arus tekanan dan ekspektasi orang lain.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai surat untuk diri sendiri di masa depan singkat
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Bos Sadis

Terjebak Cinta Bos Sadis

Ia bisa didekati—dengan langkah yang berniat. Aku menulis satu kalimat terakhir hari itu: Menamai masa depan tanpa mengikatnya adalah bentuk percaya—pada diri sendiri, dan pada perjalanan yang sedang berlangsung. Lampu padam. Di luar, kota tetap bergerak. Di dalam, aku tenang. Bukan karena aku tahu apa yang akan terjadi, melainkan karena aku tahu bagaimana aku akan menghadapinya.
10932 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai surat untuk diri sendiri di masa depan singkat
Baca
+Pustaka
Who are you (Indonesia)

Who are you (Indonesia)

‘Ini kotak siapa ya’ pikirku Aku penasaran dan membuka kotak itu perlahan, kutemukan secarik surat ‘lagi’ gumamku. Kubuka perlahan kertas tersebut, ditulisan ini terdapat sebuah kalimat. ‘Tidurlah lebih awal, besok adalah hari yang mengejutkan bagimu’ Hanya sepenggal kalimat saja yang tertulis dari surat ini, aku sangat penasaran tentang ‘hari esok’ dan ‘mengejutkan’ ada apakah? Apa yang akan terjadi padaku esok hari.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai surat untuk diri sendiri di masa depan singkat
Baca
+Pustaka
Two Side

Two Side

jawabmu lirih seraya tersenyum sinis dan pergi menjauh darinya. “Tunggu sebentar, Anak Muda. Orang tua ini punya sedikit nasihat untukmu. Jika kamu hanya terpaku akan masa lalu, maka tidak akan ada masa depan yang indah menantimu. Kehidupan ini selayaknya kita menulis dan membaca, kita bisa melakukan apa pun yang kita suka dan mengenang semuanya. Akan tetapi, jika hanya membaca pada satu halaman, tentu akan terasa sangat membosankan. Dan ketika menulis hanya pada satu lembar kertas, pastinya tidak akan cukup untuk menuangkan seluruh ide yang ada di dalam otak,” ujarnya lirih.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai surat untuk diri sendiri di masa depan singkat
Baca
+Pustaka
ISTRIKU SERING MENANGIS

ISTRIKU SERING MENANGIS

Surat itu dipegang oleh Mbok Ani, padahal aku memang berniat memberikan surprise sendiri di tanggal ulang tahun Arya. Dari ucapan yang kutuliskan di secarik kertas, semua permintaan kutulis di kertas itu. Meskipun sudah mengetahui bahwa Bu Diah bukanlah ibu kandung Mas Ardan, tapi aku juga cemas dengan masa depan Arya nantinya. Benar-benar khawatir ia akan mengalami hal serupa nantinya. ***
1053.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai surat untuk diri sendiri di masa depan singkat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kau pasti sudah berubah banyak sekarang, tapi ingatkah kau bagaimana dulu kau selalu menulis di buku harian setiap malam dengan lampu kecil yang remang-remang? Aku menulis ini di usia 25 tahun, ketika masih sering ragu antara memilih passion atau stabilitas. Aku harap kau sudah menemukan cara untuk menyeimbangkan keduanya.

Jangan lupa untuk tetap menyimpan edisi khusus 'Harry Potter' yang kau beli dengan uang tabungan tiga bulan. Buku itu bukan sekadar koleksi, tapi simbol ketekunanmu. Apakah kau masih suka membaca novel fantasy sebelum tidur? Ataukah waktu sudah menggeser kebiasaan kecil yang menyenangkan itu?

Terakhir, tolong rawat tanaman lidah mertua di balkon. Dulu kau selalu bilang itu temaramu saat bekerja freelance sampai larut malam. Aku ingin percaya bahwa di masa depan, kau masih menyisakan ruang untuk hal-hal sederhana yang membuatmu tersenyum.

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status