Langit & Mega
Nggak pakai ser, ya!
Maaf, sekali. Saat ini aku betulan baper dengan kak Bima. Kenapa, sih, kak Bima selalu membuatku jedag-jedug. Heran deh!
"Saya cuma berpikir, mungkin cokelat yang saya beri bisa membuat kamu lebih baik."
Aku menanggapi perkataan kak Bima sambil tersenyum.
Ugh!
Kalau begini terus kesehatan jantungku terancam! Ya, gimana tidak terancam. Jantungku berkerja keras gitu, berdetak lebih cepat dari biasanya. Kayak lari marathon.