KARMA
ucapku manja sambil bergelayut di pundaknya saat masuk kamar apartemenku.
"Oh ya siapa nama kamu?"
"Asta Om," ucapku sambil melangkah masuk dan masih dipapah oleh pak Bram.
"Nama yang cantik secantik orangnya," puji pak Bram. "Kena kamu pak Bram," ucapku membatin.
Pak Bram kemudian merebahkan tubuhku di ranjang secara perlahan.
Saat pak Bram sudah merebahkan tubuhku, saat itulah aku sengaja menarik badan pak Bram ke dalam pelukanku.
Bab Populer