Sayang, Izinkan Aku Selingkuh
Mesin mobil menderu pelan, seiring langkahnya meninggalkan rumah yang semakin terasa dingin dan asing.
Clara tak tahu ke mana harus pergi, hanya mengikuti nalurinya yang membawanya ke sebuah club yang sering ia dengar dari teman-temannya. Lampu neon berkedip-kedip di atas pintu masuk, suara dentuman musik menggetarkan udara. Begitu masuk, atmosfer kebebasan menyambutnya—aroma alkohol, parfum mahal, dan hasrat yang menguar di antara mereka yang menari di lantai dansa.