Kelahiran Kembali
Tanpa harus beradu tenaga, ayik makan di belakang taman bunga.
“Sudah-sudah, aku baik 'kan, tua bangka itu sok sekali. Puih! Emang dia doang yang bisa buat obat? Agh, orang yang pintar ‘tak akan mengaku dirinya pintar, tapi--- diam saat diperlukan dan bergerak saat ‘tak diinginkan. Singkatnya, mencari kesempatan dalam kesempitan, menikmati hasil tanpa perlu bergerak. Ah, aku memang hebat, seharusnya ada yang menggantikanku dalam permainan tadi. Bukan kita yang menguntungkan mereka.”
Hot Chapters