Terjerat Pesona Mama Temanku
Mereka membuka pintu sel dan menarik Damar dengan paksa.
"Lepaskan aku! Biarkan aku memberitahu bajingan ini!" teriak Damar sambil meronta.
Saat Damar diseret menjauh, dia masih berusaha memprovokasi. Dia menatap Adit, senyum bengisnya tak hilang, dan ia membentuk gerakan bibir tanpa suara, mengucapkan dua kata, “Sang Bintang”.
“Hei apa maksudnya, ‘Sang Bintang’ hah?!” seru Adit.