ENAK, PAK DOSEN!
Kini giliran Damar yang mengeluarkan suara, setelah Diana sepenuhnya menyerah pada kenikmatan.
"Ah ... Diana ...." desah Damar, suaranya tercekat. Ia mengangkat wajahnya sejenak, menatap Diana dengan mata berkabut penuh gairah. "Astaga, aku merindukan ini, Sayang ...."
Lalu, Damar kembali tenggelam, mengambil lebih dalam dan lebih rakus. "Hhh ... Kau membuatku gila, Diana. Kau tahu betul bagaimana caranya membuatku gila .…”
Capítulos em Alta