Disayang Duda Kaya
“Jangan bermain-main, Dimas. Kalau cocok lakukan dengan sungguh-sungguh. Pepatah lama bilang kalau tidak mau terbakar jangan bermain api. Tapi kamu tahu? Walaupun hanya coba bermain api dan berhasil dipadamkan, pasti ada ujung yang hangus. Ujung yang sudah jadi abu itu, tidak akan pernah jadi bentuk semulanya karena dia sudah jadi serbuk abu. Kaca bisa dilem lagi, kertas masih bisa rekatkan, tapi abu akan selamanya jadi abu. Mengerti?”
Dimas mengangguk. “Tapi, saya tidak bermain api, Bu. Saya bekerja dengan sungguh-sungguh.”
“Syukur kalau begitu,” ucap Diani yang kemudian berbalik menuju dapur dimana Lila sedang mempersiapkan makan malam dengan Saimah.
Hot Chapters