Bara Dendam Sang Prabu Boko
Mereka melihat Sang Patih telah kehilangan kendali atas dirinya, terbuai oleh benang halus penghasut para Rakai yang kini melilitnya melalui tubuh indah Ganastri, menjadikannya wayang yang bergerak dalam sandiwara busuk.
Suatu malam yang hening di Song Putri, Mpu Kumbhayoni memanggil Megarana. Angin dingin pegunungan merambat masuk melalui jendela berukir, membawa hawa sepi.
"Megarana, mendekatlah," titah Kumbhayoni, suaranya dingin, seolah memancarkan embun es dari hatinya. Ia tak menoleh, pandangannya menerawang jauh ke lembah yang gelap. "Ada sebuah skenario pelik yang harus kau pahami betul. Situasi ini... rapuh, layaknya kelopak teratai yang tertiup angin barat. Kita membangun Song Putr
Bab Populer