Biarkan Angin yang Akan Memaafkanmu
Saat aku mendongak, kulihat Diva berjalan mendekat dengan sepatu hak tingginya sambil tersenyum sinis.
Dia mengangkat kakinya, lalu menginjak punggungku dengan kuat.
"Barang bekas kayak kamu, yang sudah entah berapa kali dimainkan orang, benaran mikir Kak Juna bakal tertarik sama kamu?"
"Asal kamu tahu ya, setiap kali dia bergairah, dia selalu bilang padaku betapa jijiknya dia hidup bersamamu. Demi anak ini, setiap habis berhubungan sama kamu, dia pasti datang mencariku dan mandi berkali-kali sampai kulitnya mau mengelupas saking bencinya."
Hot Chapters