Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
The Wind

The Wind

Apa kau menyukai angin?? Angin yang berhembus dengan lembut... ----- #Viona_Arkaila Aku duduk di kelas dengan masih menunduk, aku mencoba mengalihkan perhatian sambil membaca buku, tetapi tetap saja aku merasakan tatapan membunuh dari mereka-para penggemar Evan-bisa langsung menghujam punggungku. Sejak Evan mendorongku agar masuk kelas tadi pagi, tatapan mereka tidak berubah, tolong! Aku bisa lihat mata mereka seakan-akan ingin lepas dari tempatnya.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai innocent wind
Baca
+Pustaka
Biarkan Angin yang Akan Memaafkanmu

Biarkan Angin yang Akan Memaafkanmu

Di bawah langit yang luas, terbentang jajaran pegunungan berwarna kuning yang membentang. Inilah Gurun Deblin di barat laut. Tempat ini membawa kesunyian dan kekosongan, tetapi bagiku, tempat ini jauh lebih menenangkan daripada kebisingan kota-kota besar yang menjulang tinggi. Setelah sampai di lembaga penelitian, aku menenggelamkan seluruh jiwa dan ragaku ke dalam eksperimen dan kesibukan. Sesekali, aku juga pergi ke sekolah dasar di samping lembaga tersebut untuk memberikan pelajaran kepada anak-anak.
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai innocent wind
Baca
+Pustaka
Withstand the Wound

Withstand the Wound

Bila kau butuh telinga 'tuk mendengar Bahu 'tuk bersandar, raga 'tuk berlindung Pasti kau temukan aku di garis terdepan Meski hanya sebatas TEMAN Hu-uu-hu-uu-uu-uu Yakin kau temukan aku di garis terdepan Bertepuk dengan sebelah tangan Hu-uu-uu-uu-uu Hingga lagu habis Saguna menatap Kaila. Kaila hanya menatap jalan. Saguna mematikan musik di mobilnya ketika sudah mau memasuk parkiran mall. Saguna tersenyum ke arah kaca jendelanya. Saguna tak tau Kalau sebenarnya jantung Kaila rasa ingin meletup seperti gunung yang akan meletus. Jika jantungnya bisa keluar mungkin dari reff pertama jantung Kaila lompat keluar.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai innocent wind
Baca
+Pustaka
Dandelion, Wish, and Wind

Dandelion, Wish, and Wind

Apa aku satu-satunya orang yang masih mengingat janji itu? Angin berhembus pelan membuat padang rumput yang dipenuhi ribuan dandelion, terlihat seperti buih ombak di lautan. Beberapa bunga putih kecil itu terlepas dari tangkainya dan beterbangan mengikuti hembusan angin. Sepasang iris berwarna coklat terang, menatap kelopak-kelopak putih yang beterbangan melewati kepalanya. Ia mengangkat tangan seakan berusaha untuk meraihnya. Namun tangannya berakhir menggenggam udara kosong. Sembari mengamati kelopak dandelion yang terbang semakin menjauh, dalam hati ia membisikkan sebuah permohonan kecil.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai innocent wind
Baca
+Pustaka
Broken Wings

Broken Wings

Derai tawanya begitu hangat, bagai denting lonceng angin di musim panas, begitu merdu, menghangatkan hati yang sempat kembali dingin. Untuk pertama kali, aku bisa tertawa lepas setelah patah hati untuk kedua kali. London di musim dingin, menyajikan cerita patah hatiku. Namun, di saat yang bersamaan, hatiku memasuki musim semi. Kehadiran Adrian kali ini membuatku tersadar telah ada tunas baru yang mulai muncul, tersembunyi di sudut taman hatiku.
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai innocent wind
Baca
+Pustaka
Brave Heart

Brave Heart

Seruni menunjukkan jempolnya. Antonio menggosok-gosok hidungnya. Di antara begitu banyak perumpamaan yang bagus-bagus. Berjuta-juta kalimat-kalimat indah yang menggambarkan keserasian antara sepasang kekasih. Kalimat yang dipilih Seruni ini memang antik. Bayangkankan saja, jika para wanita memilih kata ; kita berdua bagaikan bunga dan kumbang atau angin dan hujan, Seruni malah memilih perumpamaan obat dan orang sakit. Antonio antara merasa tersanjung bercampur mangkel mendengarnya.
1038.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 922 kali sebagai innocent wind
Baca
+Pustaka
Cinta Dan Dendam Windy.

Cinta Dan Dendam Windy.

Desah Windy dalam hati. “Ayo turun Win, kok bengong sih ? Jangan melamun dong, toh orang yang dilamunin ada disini kok. Hahha.” goda Alvin yang telah membukakan pintu mobil untuk Windy. Windy tersentak dari lamunannya dan segera memasang wajah manis agar tidak membuat Alvin bertanya-tanya.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai innocent wind
Baca
+Pustaka
Innocent Boss

Innocent Boss

Terkesan elegan dan artistik. Jam masih menunjukkan pukul delapan pagi. Di salah satu sudut, dekat jendela terlihat kursi tunggu. Kulangkahkan kakiku ke sana. Terlihat pemandangan yang tidak asing dari sini, kemacetan kota Surabaya. "Pegawai baru kok, suka melamun, awas ntar kesambet setan lewat." Terdengar suara cowok. Kutoleh ke arahnya. Sosok jangkung mengenakan kemeja putih, celana panjang hitam, tanpa dasi. Bersepatu pantofel tertangkap di mataku.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai innocent wind
Baca
+Pustaka
Fairy Wings: Blood Moon

Fairy Wings: Blood Moon

Selanjutnya, ia berkata dengan tegas, "Shin, apapun yang ada di dunia ini kau bisa jadikan sumber inspirasi untuk melayangkan tubuhmu di puncak dunia, termasuk angin" Embusan angin malam yang lembut, tiba-tiba mengencang. Membelai dan menghempaskan rambut kesana kemari. Shin terdiam tak menjawab selama beberapa beberapa detik. Hingga akhirnya Shin mengangguk setuju
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai innocent wind
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status