Selamat Pagi Dokter Cinta
“Pantas saja Mama sangat menyukai Dokter Cinta, makanya ketika saya pulang kemarin sore, Mama memaksa saya untuk segera menemui Dokter, sebelum Dokter kembali ke Jakarta.”
“Menemui saya, untuk apa?” tanya Cinta dengan pandangan tidak mengerti.
“Hm….anu, selain memberikan selendang ini, Mama menyuruh saya untuk melamar Dokter,” ujarnya agak malu.
“Apa? melamar saya ?!” tanya Cinta kaget, ia berharap pendengarannya salah, baru kali ini ada orang melamar to the point begini
Bab Populer