Mr G (Lelaki Hot dan Berbahaya)
Penyatuan yang lembut di ujung bibir.
Debora tidak menolak, matanya terpejam menikmati ciuman lembut Dokter tampan seniornya di SMA.
“Aku sayang kamu Bora. Love you,” kata Dokter Irfan di sela ciumannya. Dokter Irfan melepaskan ciumannya, dia sadar masih di ruang pemeriksaan. Ditatapnya sekali lagi Debora yang nampak memerah wajahnya. Satu kecupan Dokter Irfan berikan di kening Debora. “Kamu tidak pucat lagi, berarti kamu sudah membaik. Istirahatlah,” ucap Dokter Irfan lagi.