Turun Ranjang
“Surat? Untukku?”
Dimas mengangguk, lalu menyerahkan sebuah amplop berwarna krem yang sudah agak kusam. Tangan Delina gemetar saat menerimanya.
“Aku nggak tahu isinya. Tapi aku percaya, kamu perlu tahu apa yang Maya tinggalkan.”
Delina membuka amplop itu perlahan. Di dalamnya, ada lembaran surat tulisan tangan Maya:
> "Delina sayang, Jika kamu membaca surat ini, itu berarti aku sudah tidak ada. Aku tahu ini berat, tapi aku harus menuliskannya karena aku tidak mau kamu hidup dengan penyesalan atau kebingungan.
Bab Populer