Heavenly Rift
Kereta kayu sederhana itu bergoyang pelan di tengah malam Heavenly. Dua kambing hutan berkulit abu keperakan dengan mata kuning terang menariknya menyusuri jalur sempit di pinggir sungai. Air memantulkan cahaya bulan seperti serpihan kaca yang hanyut, membuat tepian jalan tampak berkedip pelan setiap kali roda menggilas kerikil. Sunyi menyelimuti, tapi bukan sunyi yang kosong—ada desis rerumputan, bunyi ranting kecil patah di bawah roda, dan sesekali suara burung malam yang memotong langit lalu lenyap kembali. Di dalam kereta, sebagian besar tertidur lelap: Reinalt bersandar dengan napas teratur, Kael meringkuk di sudut seperti bayangan yang hangat, Haya bersandar dengan tombak melintang di
Bab Populer