LANTING BRUGA
Di dalam kereta, Delima Kemala Putri ditemani oleh Garuda Kencana, sementara Panglima bertugas menjadi kusir kuda.
Lanting Beruga duduk di atas atap kereta tersebut, menjuntaikan kakinya seraya bersiul kecil.
Satu hari setelah bermalam di Kota Bay, Lanting Beruga kembali berpuasa seperti hari-hari sebelumnya.
"Kakak, apa kau tidak kepanasan?" tanya Delima Kemala Putri, "masuklah ke dalam, temani aku dan Garuda Kencana."
"Hahaha ...Kakakmu ini tidak takut dengan api, apa lagi dengan cahaya matahari," timpal Lanting Beruga.
Chapitres populaires