Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jerat Hasrat Mr. Presdir

Jerat Hasrat Mr. Presdir

"Apa? Mahen Corporation?" Valeria tersentak saat mendengar teriakan Herman saat sedang menelepon. Keningnya kembali berkerut dengan dalam mendengar seluruh kekacauan dari balik telepon Rio. Kenapa perusahaan Revan Mahendra disebut-sebut oleh Rio di panggilan mereka?
9.925.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 738 kali sebagai dengarkan herlin pirena tak satupun
Baca
+Pustaka
JERAT PESUGIHAN

JERAT PESUGIHAN

sahutku "Aku minta tolong sama bapak-bapak untuk tidak menceritakan tentang kondisi mayat putri Pak Dhe. Cukuplah kita saja yang tahu, jangan sampai orang tahu karena itu akan berakibat buruk pad pak Dhe," "Baik Mas," jawab mereka kompak. Kamipun segera pulang saat kumandang adzan Maghrib berkumandang. Aku segera mandi dan mengikuti sholat berjamaah di mushola. selain sholat berjamaah mereka pun melakukan doa bersama untuk mendoakan arwah para korban. Acara tahlilan pertama berjalan lancar, hampir semua warga datang untuk mendoakan semua korban yang meninggal tidaK terkecuali.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai dengarkan herlin pirena tak satupun
Baca
+Pustaka
Gairah Liar Mr Presdir-ku

Gairah Liar Mr Presdir-ku

“Padahal tadi kita, hampir—” Derren menghela napas. "Diamlah, kepalaku pusing mendengar wanita yang suka merengek!" Napas Tisya tercekat, tetapi air matanya menetes, ia segera menyekanya cepat-cepat, meski air matanya tak mau berhenti mengalir dari kelopaknya.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai dengarkan herlin pirena tak satupun
Baca
+Pustaka
Janji yang Tak Sempat Usai

Janji yang Tak Sempat Usai

Ia ingin pulang cepat hari ini. Ia butuh jeda. Namun tepat saat Nayla merapikan barang-barangnya, ponselnya bergetar. Satu pesan masuk dari nomor tidak dikenal. Nayla menatap layar. Dadanya mendadak sesak. Pesan itu hanya satu kalimat pendek: “Jangan terlalu percaya pada orang yang kembali membawa senyum.” Nayla membeku. Tangannya gemetar.
10447 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai dengarkan herlin pirena tak satupun
Baca
+Pustaka
Semanis Angkasa Lista

Semanis Angkasa Lista

Ia hanya menfokuskan pandangannya pada Lista. "Heheheh, sorry. Tadi gue ketemu mereka." Ririn melirik Aiden sekilas lalu menatap Heru. "Lo kenal mereka kan?" Ririn mengangguk, "Temennya Angkasa." jawabnya. "Angkasanya mana?" tanya Lista antusias sambil melihat ke segala arah. "Angkasanya nggak datang. Tadinya kita berencana mau ngisi salah satu acara, cuma dia nggak dibolehin sama bokapnya." jawab Heru.
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai dengarkan herlin pirena tak satupun
Baca
+Pustaka
Cinta di Ujung Perpisahan

Cinta di Ujung Perpisahan

Semua pemegang saham sudah berkumpul di ruang utama perusahaan. Dita duduk di sebelah Diani, tersenyum menyambut para peserta yang mulai menempati kursi masing-masing. “Kita bisa mulai sekarang?” tanya Diani, memastikan. Namun seorang pemegang saham mengangkat tangan. “Kami belum melihat kehadiran putri almarhum Fahri.” Dita segera menanggapi, “Kinara berhalangan hadir, jadi—”
9.8138.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai dengarkan herlin pirena tak satupun
Tampilkan Ulasan (36)
Baca
+Pustaka
Kania Putri
pantas aja di bilang parasit gak taunya ulah si mama tiri kinara ini ngrong2 mulu minta bantuan astaga gak tau malu dasar lu ya. eh erik maaf ya bukan kinara gak cinta cuma dia udah ada yg punya. gusti ketemu suami ghaib ya gimana gak pernah ketemu sekalinya ketemu malah mrmbagongkan gini ngakak aq
ChiekAL
serahhhh lu dit...u mu bwa pulisiii atau sekalian mau bawa anjinggg herder yg penting fany sekarang udah aman... dengan segala bukfi2 yg ada... ga mungkin juga pulisi but4 kaga bisa liat ga bisa menyelidiki apa yg telah terjadi.. jadiii yo siap-siap aja elu yg bakalan di ciduk pulisi sendiri...
Baca Semua Ulasan
Istri Antagonis sang Presdir!

Istri Antagonis sang Presdir!

tanya Ibu Herlina menyapa tatkala pandangan mereka tidak sengaja bertemu. Alis Denita spontan terangkat tinggi ketika mendengar tawaran ini. "Enggak usah. Terima kasih!" tolaknya dengan terus terang. "Yah~" seru Ibu Herlina. Denita menelengkan kepalanya sedikit ke kanan karena dia merasa indera pendengarannya baru saja menangkap adanya nada kekecewaan. 'Apa aku tidak salah dengar?' tanyanya pada diri sendiri.
1032.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai dengarkan herlin pirena tak satupun
Baca
+Pustaka
OH DUDA

OH DUDA

"Kamu pikir aku percaya?" "Tuh kan, diam aja salah ... dijawab pun kamu nggak percaya. Terus aku harus gimana, Fifi Piramida?" balas Sakina. "Oh iya, Mas Heru nggak tahu fitur G****e Maps, ya? Makanya nggak nyampe-nyampe," tambahnya. "Na, yakin nggak mau cerita? Aib banget ya, sampai-sampai nggak mau kasih tahu."
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai dengarkan herlin pirena tak satupun
Baca
+Pustaka
Sekali Gadis itu Memberontak, Paman Menjadi Patuh

Sekali Gadis itu Memberontak, Paman Menjadi Patuh

Ketika staf di pulau mendengar ini, mereka segera memeriksa kamera pengintai, tetapi jumlah kamera pengintai di pulau itu terbatas, mereka tidak dapat menemukan Bella. Siska dalam suasana hati yang buruk. Dia mengeluarkan ponselnya untuk menelepon Ray. Sedangkan Klan sudah menelepon ponsel Heri. Pada saat ini, pengacara telah selesai membaca instruksi dan meminta Heri untuk berdiri dan berbicara. Heri berdiri dan hendak berbicara di bawah tatapan para wartawan, namun ponselnya berdering.
9.8956.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19.1K kali sebagai dengarkan herlin pirena tak satupun
Tampilkan Ulasan (238)
Baca
+Pustaka
sriastuti nengsih
karakter ray disini belum terlalu kuat. dia hanya dominan hanya pada siska saja . terlalu banyk celah yang ray buat supaya orang bisa merusak hubungan nya dengn siska . ray belum bisa terbuka . dia akan cerita setelh situasi sudah terdesak. cnth kelly . harus siska pergi dulu baru ray ambil tindakan
Kiboom
Cerita kembali ke awal ketika Melany baru sadar dari koma. Rey tetap menjadi orang bodoh yang mudah dimanipulasi. Dendamnya membuat dia tidak tegas. Meskipun paham posisi Rey seperti apa tapi dia memang kurang bisa diandalkan krn hatinya masih terbagi pada banyak hal dan akhirnya dimanfaatkan melany
Baca Semua Ulasan
Rahim Pengganti

Rahim Pengganti

Irene hanya mahasiswa dengan otak standar dan menang cantik saja. "Kamu ini jangan membuat Papa khawatir, bicara dong Mira!" seru Heru Ira hanya menyaksikan kedua orang di depannya itu, entah apalagi yang mereka rencanakan atau bicarakan sampai seperti sekarang ini.
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 277 kali sebagai dengarkan herlin pirena tak satupun
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status