Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

balas Dania tak mau kalah. Seorang perempuan dengan pakaian yang begitu ketat, meskipun masih dalam batas kesopanan masuk ke rumah Widya. "Kalian berdua itu selalu aja ribut. Kenapa, sih? Nggak pengen ngadirin pesta?" Keduanya menoleh dan menjawab berbarengan. "Di mana?" "Urusan seneng-seneng aja kalian kompak banget," seloroh Safira.
108.9K viewsCompletedAdded to Library 311 Times as dengarkan herlin pirena tak satupun
Read
+Library
JERITAN MALAM PENGANTIN

JERITAN MALAM PENGANTIN

JERITAN MALAM PENGANTIN part 4 Sementara Intan jatuh pingsan, kini aku yang diam mematung di hadapan sosok tanpa kepala tersebut. Kenapa aku tidak ikut pingsan saja seperti Intan? Kenapa malah diam di tempat seperti ini. Badanku sama sekali tidak bisa digerakan, seolah terhipnotis dengan sosok tanpa kepala.
1065.8K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as dengarkan herlin pirena tak satupun
Read
+Library
DIHAMILI TEMAN LAMA

DIHAMILI TEMAN LAMA

Nenek kemudian bertanya, “Sekarang, apakah kamu mau mendengarkan penjelasan dari Gian?” Briana menggelengkan kepala. “Tapi dia juga punya hak untuk bersuara, dia punya hak untuk menjelaskan semuanya. Kamu bisa kan dengarkan Gian, seperti dia mendengarkan kamu bicara?” Sheina hanya diam. Nenek kemudian bertanya kepada Gian, “Jadi, apa yang sebenarnya kamu lakukan?” Gian menatap Briana yang sedang menghindari pandangannya dan enggan untuk berbicara.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as dengarkan herlin pirena tak satupun
Read
+Library
Ipar Pergi Saat Kami Tak Punya Uang Lagi

Ipar Pergi Saat Kami Tak Punya Uang Lagi

Lisa saja pakai head set, mendengarkan lagi K-Pop kesukaannya. "Ada apa, San? Sok seperti serius." “Mbak Hana ….” “Kenapa lagi?” Dia tidak menjawab, malah melongokkan ke kanan dan ke kiri, memastikan tidak ada orang lain. Mungkin dia akan memulai bicara saat dirasa sudah aman. Semakin membuatku penasaran. ***
1037.4K viewsCompletedAdded to Library 972 Times as dengarkan herlin pirena tak satupun
Read
+Library
POLIGRAF

POLIGRAF

Pita belum bersuara, tapi Kala dan Kila dapat mendengar gumaman obrolan para manusia yang membanjiri ruang sidang. "Hah? Kok gitu? Emang urusan apa, sih? Jangan-jangan kalian lagi ngejar orang itu? Oke, kabari gue kalo lo udah pulang. Gue pengen tahu ada apa." Kila mengangguk meskipun Pita tidak menyaksikannya. "Oke. Oh ya Pit, perhatiin sidang baik-baik. Kalo perlu lo videoin. Gue pengen liat gimana cara Irsita nuntut Fatih. Bisa, kan?"
107.7K viewsCompletedAdded to Library 224 Times as dengarkan herlin pirena tak satupun
Read
+Library
LUKA DI TEPI HATI IBU TIRI

LUKA DI TEPI HATI IBU TIRI

tanya Revalina dengan rasa penasaran. "Kamu tidak lihat kita diantar pulang sama siapa?" cetus Gina dengan sedikit kesombongan dalam suaranya. Revalina pun langsung melirik ke arah Rindu. Dia merasa sedikit tidak enak hati atas sikap anak tirinya saat berhadapan dengan Rindu. Namun, sebelum Revalina sempat mengatakan sesuatu, Topan tiba-tiba datang menghampiri mereka dengan ekspresi heran di wajahnya.
101.7K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as dengarkan herlin pirena tak satupun
Read
+Library
Tak Pakai Perhiasan Dikira Melarat

Tak Pakai Perhiasan Dikira Melarat

Dika bertanya lagi. "Nggak laku kayaknya," jawabku asal yang disambut gelak tawa Dika. Mira dan teman-temannya bahkan sampai menoleh memperhatikan kami di tengah aktivitasnya menari. Ada banyak tanya yang terlihat jelas di raut wajah mereka. "Bisa aja kamu, Ta. Seorang Arta Intan Sari yang cantiknya diakui sejagat, mana mungkin nggak laku? Kamu aja kali yang pemilih."
104.8K viewsCompletedAdded to Library 187 Times as dengarkan herlin pirena tak satupun
Read
+Library
Gairah Terlarang Sang Presdir

Gairah Terlarang Sang Presdir

Raut wajahnya mendadak panik saat mendengar ucapan Nara tadi. "Pak Marvel nggak bisa konsumsi pedas berlebihan. Dia punya GERD, tapi kalau mau coba-coba ya nggak apa-apa sedikit dari pada ngiler. Soalnya, Bu Aluna lagi nggak ada di sini, kalau dia sakit otomatis saya juga yang akan repot," jelas Nara panjang kali lebar. Agra dan Fahri nampak saling berpandangan lalu membentuk mulutnya berbentuk huruf 'o'.
10926 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as dengarkan herlin pirena tak satupun
Read
+Library
Menjadi Madu Sahabatku

Menjadi Madu Sahabatku

Hanya aroma lembap dan debu yang menyambutnya. Jantung Herlin berdebar kencang. Dia meraih ponselnya, mencoba menghubungi Silla. Nada dering yang mengalun dari atas kasur—di tempat Silla biasanya tidur, memberikannya pukulan telak pada harapannya. Silla tidak membawa ponselnya.
105.1K viewsCompletedAdded to Library 204 Times as dengarkan herlin pirena tak satupun
Read
+Library
Istri Siri Yang Ternodai

Istri Siri Yang Ternodai

Air mata wanita itu mengalir deras bak air sungai dengan napas tersengal-sengal, seolah ia sangat terpukul dengan kematian janinnya. Sedetik kemudian kedua mata Milea terbelalak dengan wajah terlihat marah saat mengingat sesuatu. "Ini semua gara-gara Elina, Mas!" teriak Milea histeris dengan wajah tak terima. "Aku akan memberi perhitungan padanya!” lanjut Milea dengan sorot mata kebencian. Adam mendekap tubuh Milea menenangkan. "Ya, Mas setuju-”
10775 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as dengarkan herlin pirena tak satupun
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status