Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kontrak Ranjang Sang CEO Pengkhianat

Kontrak Ranjang Sang CEO Pengkhianat

Bab 84: Jebakan Maut Kenji Hujan badai mengguyur Tokyo, seolah-olah langit sedang mencoba mencuci bersih sisa-sisa abu dari pabrik Shizuoka. Namun, bagi Aiko Hayama, tidak ada air hujan yang cukup untuk mendinginkan kegelisahan di hatinya. Di dalam ruang kantor CEO yang luas, ia menatap ponselnya. Sebuah pesan masuk dari Kenji, pria yang selama ini menjadi tempatnya mengadu saat Hiroshi menyakitinya.
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai desa hujan di naruto
Baca
+Pustaka
Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Ya, dia memang punya bakat menyiksa muridnya. Jika bukan karena Tubuh Ilahi Kenaikannya, dia pasti sudah disiksa sampai mati berkali-kali! Ia menoleh. Dibandingkan dengannya, penderitaan Lin Jiuyue jauh kurang dramatis. "Fiuh..." Yang disebut banjir hanyalah beberapa tetes hujan. Huo Yu menggosok matanya, bertanya-tanya apakah ia salah lihat. Ya, itu adalah jenis hujan yang turun di alam fana, jenis hujan yang bahkan tidak akan membunuh seekor semut.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai desa hujan di naruto
Baca
+Pustaka
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

“Masuk dulu. Hujan.” Aruna mengangguk dan melangkah masuk. Di dalam balai desa, anak-anak KKN mulai merapikan peralatan. Suara hujan di atap seng terdengar jelas, berirama, namun tidak menenangkan. Justru membuat pikiran melayang ke arah yang tak diinginkan.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai desa hujan di naruto
Baca
+Pustaka
Takdir sang Nona Pewaris

Takdir sang Nona Pewaris

“Pasti. Hujan itu akan tiba dalam beberapa hari kedepan. Tanggul perbatasan akan jebol, di sana ada sekitar 6 desa yang akan terendam. Anak-anak, lansia, ibu-ibu yang bahkan sedang hamil, banyak yang akan menjadi korban.” Wulien membeku. Dia benar-benar tidak tahu harus bagaimana merespon. Jelas akan musim panas yang katanya akan sampai gersang, tapi mendengar akan ada hujan seperti itu terkesan tidak mungkin, apa lagi selama ini tidak pernah ada hujan di musim panas. Namun, mulutnya seolah terkunci rapat untuk tidak membantah ucapan Suran.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai desa hujan di naruto
Baca
+Pustaka
Ketika Hujan Tak Lagi Reda

Ketika Hujan Tak Lagi Reda

Hingga akhirnya, di bawah halte bus yang begitu dikenalnya, dia melihat Olivia meringkuk sendirian. Hujan membasahi rambut dan pakaiannya hingga menempel erat di tubuhnya, memperjelas siluet tubuhnya yang kurus dan rapuh. Olivia berjongkok di sana, wajahnya tertunduk di antara lutut, bahunya bergetar pelan seperti anak kucing terlantar yang terjebak badai.
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai desa hujan di naruto
Baca
+Pustaka
TRANSMIGRASI PUTRI KEJAM

TRANSMIGRASI PUTRI KEJAM

Tes … Tes … Tes … Tetes demi tetes rintik hujan mulai turun membasahi bumi. Langit malam yang awalnya cerah terang benderang sinar rembulan, tiba-tiba saja berubah diselimuti awan mending yang berwarna hitam pekat. Tentu saja, tetes air hujan yang menyentuh tubuh Qiao Zhi Jing seketika membangunkannya dari lelapnya. Meskipun Qiao Zhi Jing telah menutupi kendi air itu dengan penutup papan kayu, tetapi air hujan tetap berhasil menembus celan papan. Reflek Qiao Zhi Jing membuka netranya seraya menyentuh pipinya yang basah karena tetesan air hujan. “Hujan? Apa lagi ini? Aisshh … .” Suasana hati Qiao Zhi Jing sangat kesal. Terlalu banyak hal yang menimpanya. Ia sangat frustasi.
1019.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 395 kali sebagai desa hujan di naruto
Baca
+Pustaka
Penguasa Tujuh Benua

Penguasa Tujuh Benua

Hujan turun semakin deras, mengguyur seluruh Desa Laoyang, dan juga Gunung Gui Shan. * 10 Tahun Kemudian di Tanah Para Dewa... “Lebih baik kau serahkan kitab itu, Feng Guang!” gertak seorang lelaki dengan jubah putih mewah sambil melotot marah, matanya menghunus tajam pada seorang lelaki yang berdiri di aula kerajaan.
1019.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 644 kali sebagai desa hujan di naruto
Baca
+Pustaka
Setelah Hujan Bulan Desember

Setelah Hujan Bulan Desember

Memecahkan kekeringan rindu yang tersemat di antara hati dan kerongkongan. Tubuh Mahra semakin menjauh meninggalkan Angga yang berdiri mematung di atas deburan pasir. Memandang tubuh yang sekian lama ingin diajak berbicara. Seakan langit terbuka. para penduduk langit melemparnya dengan bunga-bunga. Meskipun hanya satu kata yang keluar dari bibir pujaannya. **
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai desa hujan di naruto
Baca
+Pustaka
Mantanku, Kakak Iparku

Mantanku, Kakak Iparku

Cewek itu mengusap wajahnya yang basah oleh air hujan. “Lo yang sabar, ya!” “Stok sabar gue luber-luber kayak hujan ini, kok! Tenang aja!” Deo berdiri dari duduknya dan menengadahkan wajahnya ke langit. Tetesan-tetesan besar air hujan menampar kulitnya dengan keras, seakan sedang membangunkannya untuk menerima kenyataan pahit itu. “Neduh, yuk?!” ajak si cewek. “Hujannya deres banget, gue kedinginan!”
4.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai desa hujan di naruto
Baca
+Pustaka
Misteri Desa Di tengah Hutan

Misteri Desa Di tengah Hutan

Kegelapan yang melingkupi desa ini tidak akan membiarkannya pergi begitu saja. Ketika ia keluar dari ruang bawah tanah, membawa jantung pohon di tangannya, ia menyadari bahwa langit di atas desa sudah mulai berubah. Awan hitam menggulung di atas mereka, dan suara angin yang aneh bergema di udara. Penduduk desa yang menunggunya di luar rumah tampak ketakutan. “Apa yang terjadi?” tanya salah satu dari mereka.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai desa hujan di naruto
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status