Our Destiny
Deg
Deg
Deg
Jantung Lizza seolah barusaja diajak bermaraton. Mata bulatnya menatap nanar pria muda di depannya. Bagaimana mungkin, ini pasti mimpi, batinnya. Gemuruh di dadanya tak lagi mampu ia bendung. Rasanya dia ingin berlari menerjang pria tampan di hadapannya, namun ada yang berbeda dari pria itu. Wajah itu terlihat lebih muda, dan kemana senyum ramah pria tersebut kenapa dia sekarang berubah menjadi pria dingin tak tersentuh.
Bibir pinknya bergetar hebat, matanya berkaca-kaca, seolah rasa rindunya sudah tak mampu ia tampung lagi.
Hot Chapters