Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Playdate

Playdate

Gema menjawab santai “Kita lihat pertandingan gamenya, nanti ada juga stand buat game-game terbaru. Aku yakin kamu suka lihatnya, jadi kita lihat dulu pertandingan final ini.” Lily hanya diam mendengarkan penjelasan Gema, tatapannya hanya fokus pada Gema bukan suasana sekitar yang ramai. Sekitarnya memang ramai, persis Gema katakan jika mereka berada di pertandingan game online, Lily tahu pertandingan ini dan beberapa kali ingin datang hanya saja waktu yang padat dan tidak ada yang diajak. Bella biasanya yang bisa diajak tidak bisa melakukannya dengan bebas, jadwal mereka jelas sudah berbeda dan Lily tidak mungkin memaksakan diri.
2.7K viewsCompletedAdded to Library 97 Times as game destiny
Read
+Library
Reality Reloaded

Reality Reloaded

Ketika ia menatap layar, sebuah pesan aneh yang tidak ia ingat menuliskannya terpampang jelas: "Selamat Datang di Level 1. Misi Anda Dimulai." Aldo mengerutkan kening. Ia mengingat malam sebelumnya, saat ia menulis kode untuk proyek pribadi tentang sistem gamifikasi dalam kehidupan. Namun, ia yakin tidak pernah menambahkan fitur pesan semacam itu. Dengan rasa penasaran, Aldo membaca pesan itu lagi. Ia mencoba membedah kodenya, tetapi tidak menemukan apa pun yang mencurigakan.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as game destiny
Read
+Library
Second Destiny (Indonesia)

Second Destiny (Indonesia)

Teman kerjanya berkata kembali. Kali ini Hunter tidak berdiam diri, lantas bergegas mengganti seragam dan mengantarkan pesanan. Bukan berada di dapur atau di meja kasir, tugasnya adalah memastikan kalau para pelanggan tidak kekurangan suatu apa pun di mejanya. "Saya memesan red velvet, bukan black forest!" Hunter menatap sekeliling, orang-orang hanya memandanginya, tidak terkecuali Savana. Dalam kondisi salah mengantarkan pesanan, dia cukup malu di depan orang banyak.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as game destiny
Read
+Library
Hello, My Destiny

Hello, My Destiny

timpal Gio, "Semua perempuan itu sebenarnya sama. dia tadi hanya sok jual mahal." “Tapi menurutku dia bukan perempuan seperti itu, Mand. dia sepertinya memang sulit didekati,” timpal Marcus. Leonel mengangguk, sependapat, “Iya, aku pikir juga begitu.” “Aku berani bertaruh. Mobil Lamborghini Aventador SVJ Roadster Grigio Telesto boleh menjadi milikmu kalau ucapanku salah, Leon. Minta saja Gio mendekatinya," ucap Armand dengan penuh tantangan.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as game destiny
Read
+Library
Ludus

Ludus

ujar si penjaga yang lebih dikenal dengan sebutan Ma ceuceu. "siap Ma Ceuceu makasih ya," balas Bintang sambil menerima uang kembalian. sambil memasukan uang ke dalam dompet Bintang berjalan keluar toko, namun langkahnya memelan kala ia mengingat bahwa tak sebentar ia berjalan untuk sampai ke rumah, mau menelpon ayahnya untuk menjemput pun ia lupa membawa ponsel, sungguh mengapa hari ini begitu menyebalkan! padahal hari hari biasa Bintang tak pernah merasa ngeri jika membeli sesuatu ke tempat ini.
104.7K viewsCompletedAdded to Library 149 Times as game destiny
Read
+Library
I'm Your Destiny

I'm Your Destiny

sangkal Chivas. Mezcal terkekeh geli. "Menggelikan atau menyebalkan? Apakah kau cemburu?" desak Mezcal ingin tahu. "Cemburu? Tidak mungkin!" bantah Chivas secepat kilat sembari mengibaskan telapak tangannya. "Mana mungkin adikku ini mengakui kalau dia cemburu!" timpal Daisy yang tiba-tiba berada di belakang Chivas dan menepuk bahu sang adik penuh tekanan.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 148 Times as game destiny
Read
+Library
Are You... My Destiny?

Are You... My Destiny?

Kemudian matanya berkedip dengan cepat seperti dia baru saja mengingat sesuatu. "Ah, aku ingat bahwa aku masih punya 2 minuman gelas di dalam jok motorku," kata Meida. Meida berlari menuju motornya, lalu membuka jok motornya. Ternyata memang benar ada 2 minuman gelas yang masih utuh. "Syukurlah, ternyata masih ada," kata Meida. Ia langsung mengambilnya. Meida membawa 2 minuman gelasnya ke teras, lalu ia duduk di sebuah kursi yang ada di situ, dan meminum minumannya dengan cepat.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as game destiny
Read
+Library
Destiny's Dance

Destiny's Dance

Tangannya sudah membawa kemoceng penuh debu akan dilayangkan pada pemuda di samping Dion. "Izar?" panggil Ameer, kebingungan kenapa ada Izar di rumah Tumus. Tumus tersentak, keringat bercucuran mengetahui ia hampir memukul teman Ameer. Tangannya bergetar dan menjatuhkan menjatuhkan kemoceng. "Tuan ... tuan mengenalnya, ya? Maaf, saya tidak tahu," sesal Tumus.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 25 Times as game destiny
Read
+Library
My Destiny Is You

My Destiny Is You

["Besok belikan aku Hot Cappuccino!" "Siapa ini? Tiba-tiba menyuruhku seenaknya?" gerutu Laura kesal. ["Maaf, ini siapa?"] balas Laura. ["Mario Albert, Presdir Winner Group!."] Laura membekap mulutnya karena kaget. "Aduh, mati aku! Kenapa aku lupa tentangnya!" ["Baik, Pak!"] Laura menghembuskan napas kasar. Hampir saja dia kehilangan pekerjaan.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as game destiny
Read
+Library
You are my destiny

You are my destiny

tanya REndi yang menatap ke laptop nya. "Ya harusnya lu kaget lah." Rendi tidak terkejut mendengar kabar soal YAsmin yang sudah kembali lagi ke Indonesia, karena Ia sudah tahu keberadaan Yasmin, sejak Yasmin datang ke Indonesia. Saat pertama kembali ke Indonesia, Rendi lah orang pertama yang di hubungi Yasmin, Namun Rendi tidak meresponnya. Ia tidak memperdulikan keberadaan Yasmin, Ia tidak peduli jika YAsmin telah kembali ke Indonesia. Bagi Rendi itu tidak akan merubah apapun kembali.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as game destiny
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status