Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
My Destiny

My Destiny

Lima detik berlalu, akhirnya Ayu mengangkat panggil video dari Arjuna. [Astagfirullah, lo Kak Jun 'kan?] "Iya aku Jun, kok kamu pakai istighfar kaya ngeliat hantu aja," jawab Arjuna terkekeh. [Kak Jun dapet nomer gue darimana?] "Wechat grup," jawab Arjuna. [Lah, kok bisa tau kalo ini nomer gue kak?] "Dari cara kamu bales chat," ucap Arjuna sambil menatap wajah Ayu yang cantik polos tanpa make up.
107.7K viewsCompletedAdded to Library 283 Times as destroy me
Read
+Library
Our Destiny

Our Destiny

"Aku sudah banyak memberimu kesempatan, kau tahu, apa kau tidak berniat bekerja, huh!" "Sungguh, Nona Kim maafkan saya, saya tidak akan mengulanginya lagi, tolong jangan pecat saya dari tempat ini." Kim Hyojin hanya mampu membuang napasnya kasar. Dia tak ingin wajah cantiknya lekas tua karena terlalu sering marah-marah akibat ulah cleaning service seperti wanita di depan nya ini. Mata berhias eyeliner hitamnya masih menatap nyalang ke arah Lizza, namun tak ada lagi sorot emosi berlebihan di sana. "Cepatlah bekerja, bersihkan ruangan rapat, hari ini ada rapat dewan direksi, jangan kau ulangi lagi, ini kesempatan terakhirmu, kau tahu!"
9.93.4K viewsCompletedAdded to Library 68 Times as destroy me
Read
+Library
Demon Emperor

Demon Emperor

Dia sejenak sedikit merasa lemas, serangan pedangnya melemah. Melihat kesempatan ini Kaisar Zhou Ming segera merapalkan mantera dan keluarlah Cambuk Suci Api Ilahi Seratus Petir Pemecah Jiwa[1], itu muncul sendiri di udara, bukan dari telapak tangannya. ➖
1012.9K viewsCompletedAdded to Library 463 Times as destroy me
Read
+Library
Chain of Destiny

Chain of Destiny

Ia adalah hasil sihir. Kutatap mata hitam itu, ada sorot lelah dan sedih di matanya yang sekelam kolam hitam yang dalam. Seolah-olah ia memohon untuk dapat beristirahat. Aku membalas tatapannya dengan simpati dan kekuatan untuk membebaskan. Tiba-tiba lidah api menjilat permukaan tubuhnya yang kini setipis dan sesamar kertas tembus pandang. Wajahnya menjadi wajah seorang wanita yang cantik, akan tetapi ia tertutup api. Ia menggumamkan terima kasih dengan suara jernih. Aku bisa mendengar ketiga Pemburu itu menarik napas lalu jatuh bersamaan ke lantai dan melarikan diri. ***
2.1K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as destroy me
Read
+Library
My Destiny Is You

My Destiny Is You

ucapnya menyemangati dirinya sendiri. Setelah meletakkan barang-barangnya di kamar. Laura mengelus potonya bersama Mamanya dengan gerakan pelan. Airmatanya kembali menetes. "Ma, aku harus bagaiamana sekarang?" Laura kembali menangis terisak. Tiba-tiba ponselnya berbunyi. Ada pesan masuk dari nomor yang tidak dikenal. ["Besok belikan aku Hot Cappuccino!"]
2.0K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as destroy me
Read
+Library
Ikrar Dendam

Ikrar Dendam

Ucapannya tadi benar-benar membuat emosinya memuncak. “Mereka datang buat membunuh semua orang di sini…” Ucap Edwin. Damar malah tertawa pelan meski masih terluka. Ia seolah merasa menang dengan kedatangan beberapa rekannya. Tentu ini memberikan keuntungan baginya. “Kalian terlambat. Sekarang kalian semua sudah masuk daftar buruan.” Ucap Damar. Abram menatap keluar jendela dengan rahang mengeras. Lampu-lampu mobil itu kini semakin mendekat. Guntur mengajak semuanya pergi meninggalkan rumah itu.
10990 viewsOngoingAdded to Library 34 Times as destroy me
Read
+Library
METAMORFOSA

METAMORFOSA

Wanita yang tengah menjerit kencang itu adalah Shelka. Dia, Shelka Amanda Pradipta. Wanita yang memiliki obsessi besar untuk mendekati seorang Matheo Demonte Azekiel. "Sumpah demi apa, tadi Matheo? Matheo kakaknya Clarisa itu, kan?” Shelka tengah menepuk-nepuk pipinya sendiri. Ia merasa seperti habis bertemu Dewa Yunani yang tampannya tiada tara itu. Tanpa Shelka sadari, ia sudah terlalu lama berada di toilet. Alasan ke toilet sebetulnya untuk mencuci muka agar segar.
1018.0K viewsCompletedAdded to Library 594 Times as destroy me
Read
+Library
DENDAM

DENDAM

Alia, mengirimkan sebuah rekaman video, ke whatsappku. Aku membuka aplikasi berlogo hijau itu, dengan gemetar. Mama, tergantung dengan tangan di potong-potong oleh Alia. Bahkan, wanita itu berkata selamat tinggal kepadaku. Sebab merasa sudah puas, membuatku hidup sendirian. "Good bye Raka. Nikmati, dunia rasa neraka," teriaknya. Alia tertawa terbahak-bahak, ketika Mama sedang sekarat.
1024.7K viewsCompletedAdded to Library 569 Times as destroy me
Read
+Library
Kill Me (This Is NOT Me)

Kill Me (This Is NOT Me)

Oh tunggu suara itu, baru saja Nadhirah menanyakan keberadaannya sekarang orang ini sudah muncul di depan mata. “Kami tidak menjual manusia.” Jawabnya ketus. “Kalau begitu saya ingin membeli nomor ponsel pemiliknya.” Jawab Rendi menegaskan bahwa tidak ada bantahan. “Kami tidak menjual informasi, silahkan pintu keluar ada disana.” Sambil menunjuk kearah pintu keluar. “Saya ingin pesan makanan yang anda suka, dan anda yang antar pesanan saya. mudah bukan?”
102.2K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as destroy me
Read
+Library
Mirror : Death Note

Mirror : Death Note

Apalagi kasus Desi adalah bunuh diri, biasanya ruhnya atau mungkin jin qarin nya akan terus melakukan kegiatan seperti almarhumah saat masih hidup, bahkan akan mengulangi apa yang dia lakukan sebelum mati. Kakiku mulai melangkah masuk ke dalam, ragu tapi aku harus melakukannya. Kamar gelap itu perlahan mulai jelas kulihat saat aku sudah berada di dalamnya, setidaknya ada sedikit cahaya dari korden yang tersingkap di ujung ruangan. Kondisi tempat ini tidak begitu berantakan, semua benda masih berada di tempatnya. Seseorang berjalan mundur di depanku. Dia seolah tidak menyadari keberadaanku. Otakku segera menebak tentang siapa gadis di depanku ini. Aku yakin dia adalah Desi, apalagi saat aku m
1011.5K viewsCompletedAdded to Library 309 Times as destroy me
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status