Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dewa

Dewa

Tembok rumah Chika yang terbuat dari papan itu, dicat serupa warna langit. "Aku nggak papa kok! Tumben rapi banget, harumnya juga semerbak. Pasti gara-gara nggak mandi trus ngabisin parfume sebotol," ledek Dewa seraya merebahkan tubuhnya untuk bersandar di bahu kursi. "Emangnya kalau aku mau mandi, aku harus absen dulu sama kamu?" "Nggak juga," balas Dewa dengan nada datar.
9.97.6K viewsCompletedAdded to Library 229 Times as dewa air
Read
+Library
Mencuri Hati Tuan Hamish

Mencuri Hati Tuan Hamish

DEG! ***
10157.0K viewsCompletedAdded to Library 4.9K Times as dewa air
Show Reviews (61)
Read
+Library
Adelia
izin promosi novel kak judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku.
Klan Qing
Izin promos ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini adalah kisah Petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Read All Reviews
Terapi Gila Atasanku

Terapi Gila Atasanku

Dewa memejamkan mata erat-erat, keningnya berkerut seolah sedang menahan sakit dan emosi yang belum tuntas. ​Devan merapikan jasnya lalu menatap Alya dengan raut wajah penuh penyesalan. "Maaf membuatmu terkejut Aya. Pak Dewa terlalu banyak minum di bar lantai atas. Besok kalau beliau bangun, tolong kasih air putih. Aku permisi dulu." ​"B-baik, Pak Devan. Terima kasih banyak," sahut Alya pelan.
107.0K viewsOngoingAdded to Library 140 Times as dewa air
Read
+Library
Setelah Kau Mendua

Setelah Kau Mendua

Gantian Dwita yang menggoda Aira. “Bukan kenyang lagi, tapi kembung.” Aira tertawa kecil. Gunawan dan Dwita ikut tertawa, hanya Dewi yang tidak merespon apa-apa. Tanpa sengaja Aira bertatapan mata dengan Dewi, Dewi menatap sinis ke arah Aira. Aira berusaha untuk tersenyum. *
1075.7K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as dewa air
Read
+Library
Dewi Ambigu

Dewi Ambigu

Dewi Ambigu resah menunggu subuh tiba. Saat yang di tunggu belum tiba Dewi Ambigu segera menuju Rumah Nyai Silanggeni untuk meminta kembang setaman. Dirinya sengaja berangkat lebih awal, agar sampai di sana tepat waktu subuh. Sepanjang perjalanan dirinya bernyanyi lagu cublik-cublik suweng seperti yang pernah di ajarkan Jadmini.
105.1K viewsOngoingAdded to Library 142 Times as dewa air
Read
+Library
Rembulan Untuk Mantan Pramuria

Rembulan Untuk Mantan Pramuria

bujuk Eva kepada Dewi yang langsung berbalas anggukan. Eva kembali di hadapan Dewi dengan segelas air. Dengan bibir mengulas senyum, Eva menyerahkan gelas berisi air tersebut kepada Dewi. "Kamu minum ya?" kembali Eva membujuk Dewi saat menyerahkan segelas air putih kepada perempuan itu. Dewi mereguk air minum sekali tandas. Menangis sepanjang hari benar-benar membuat tenggorokannya kering.
104.4K viewsCompletedAdded to Library 134 Times as dewa air
Read
+Library
Chemistry Chapter

Chemistry Chapter

tegas Dewa tanpa kompromi. ​
102.7K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as dewa air
Read
+Library
Kembalinya sang Pewaris

Kembalinya sang Pewaris

Sekitar tiga menit kemudian Glenn keluar dan menyodorkan minuman dingin untuk Dewa. "Aku lebih suka bir," ujar Dewa. "Kau mau atau tidak?" tanya Glenn sekali lagi. Dewa tersenyum lebar, "Air mineral juga tidak masalah." Dengan segera ia membuka botol itu dan menenggaknya sampai habis. Setelah keduanya bisa bernapas dengan normal, Dewa bertanya, "Jadi, kau benar-benar mengenal mereka ya?" Glenn terdiam, memandang ke arah lain. Tak berniat menjawab.
1057.2K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as dewa air
Read
+Library
Jodoh Jebakan Dari Opa

Jodoh Jebakan Dari Opa

Dewa yang datang menjemput hanya bisa berdiri di depan pintu, dan akhirnya karena panggilannya tak kunjung di jawab, ia masuk dan memdengar sumber suara. Ia tau itu suara Anaya dan Raka di arah dapur, dan Dewa tampak kaget melihat celana Anaya sudah setengah tiang dan basah, rambut dicepol asal, serta sedang memeras kain pel. “Eh, Dewa... maaf ya,” kata Anaya kikuk. “Kayaknya kita tunda dulu jalan-jalannya ya, nih lagi bener bener repot ngurusin air ini.”
101.5K viewsCompletedAdded to Library 44 Times as dewa air
Read
+Library
Dewa Kuno Bangun Di Kota

Dewa Kuno Bangun Di Kota

Zhen Zhi berteriak lantang, menantang dewa petir yang mengirimkan bencana surgawi padanya. Kata-kata Zhen Zhi menyulut amarah langit. Di alam Immortal yang diselimuti kabut, Dewa Petir membuka matanya. Kilatan keemasan yang keluar dari matanya menyibak kabut, menerangi kuil megah tempatnya bersemayam. Kata-kata Zhen Zhi, menyulut amarahnya, "Manusia, kau begitu lancang!" suaranya menggelegar seperti guntur jauh, kemudian sebuah tombak petir berwarna ungu pekat mulai terbentuk. Dengan kehendaknya, melemparkannya menembus batas alam dan ruang, melesat menuju Zhen Zhi yang berada di alam fana.
61.7K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as dewa air
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status