Jodoh Jebakan Dari Opa
Dewa berjalan ke arah mereka, langkahnya mantap, gaya khasnya: cool, rapi, dan agak berbeda.
Menurut beberapa mahasiswa, seolah tiap rambut di kepalanya sudah diatur oleh angin profesional. .
Ia berhenti beberapa langkah dari Raka dan Anaya, menatap tajam.
“Aku tidak akan menyerah,” ucap Dewa, suaranya datar tapi tegang.
“Kalau suatu hari aku tahu Anaya tidak bahagia, aku akan merebutnya darimu.”
Raka hampir langsung melayangkan tinju.
Hot Chapters