Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Seleksi Calon Mantu

Seleksi Calon Mantu

"Apa ini, Dea? Buat saya?" Posa mengangguk dengan senyum manisnya. "Dea masak sendiri, loh. Nah, mulai sekarang Dea bakal buatin Mas menu lauk buat makan siang. Semoga nggak dimuntahkan, ya. Soalnya Dea bikinnya pakai segala bumbu cinta," ujarnya, membuat Daffa sebal. "Ini nggak benar, Dea. Ambil lagi ...."
5.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai dewa masak
Baca
+Pustaka
Ciuman Ratu Iblis Membuatku Dikelilingi Banyak Wanita

Ciuman Ratu Iblis Membuatku Dikelilingi Banyak Wanita

"Dulu saat di kos-kosan, kamu selalu berteriak bahwa gembel sepertiku tidak tahu cara menikmati makanan enak. Ternyata selera memasakmu sendiri tidak lebih baik dari makanan selokan." Wajah Lina mendadak merah padam, campuk aduk antara malu, dongkol, dan ngeri. "Ma-Maaf, Tuan... Saya akan membuatnya ulang sekarang." "Tidak usah," potong Dewa cepat, menyandarkan punggung tegapnya ke kursi dengan angkuh. "Ambil lap basah. Bersihkan debu di sepanjang kaki meja kerja saya di sudut sana. Mulai dari bawah."
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai dewa masak
Baca
+Pustaka
Terjerat Pesona Istriku

Terjerat Pesona Istriku

"Eh, Pak Dewa. Sudah pulang, Nak." "Bu Sherine di mana?" tanyanya langsung. "Oh, Nyonya besar sama Bu Sherine sedang masak di dapur, Pak." Dewa menghentikan langkahnya. “Masak… bersama Mama saya?” "Iya, Pak. Tadi Nyonya besar datang tiba-tiba, katanya mau kasih kejutan. Sekarang mereka lagi asik banget, lagi bikin pavlova kalau nggak salah."
781 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai dewa masak
Baca
+Pustaka
Pesona Cinta Sang CEO

Pesona Cinta Sang CEO

Bi Asih sangat telaten mengajari majikannya itu memasak, Salsa pun tidak pernah menyerah, ia terus berusaha sampai akhirnya ia benar-benar bisa. "Akhirnya selesai juga, semoga nanti, mas Dewa suka." Salsa tersenyum setelah selesai menata masakan yang baru saja ia masak. Selang beberapa menit Dewa turun, hidungnya mencium aroma masakan yang sangat menggugah selera. Pria dengan balutan jas berwarna hitam itu melangkahkan kakinya menuju meja makan. Terlihat jika sang istri tengah berdiri seraya menata makanan di atas meja. Dewa berjalan menghampiri Salsa dan langsung melingkarkan tangannya di perut sang istri.
1040.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai dewa masak
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Pacar Kakak

Terpaksa Menikahi Pacar Kakak

Ia menoleh ke arah Dewa, ada sedikit rasa bersalah di sorot matanya. "Kak Dewa... hari ini mau makan apa?" tanya Tara tiba-tiba. Dewa mengerutkan dahi, agak heran. "Tumben? Emang kamu mau masak?" "Iya," jawab Tara mantap. "Hari ini Tara mau masak. Masakan kesukaan Kak Dewa, juga Ayah, dan Mamah."
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai dewa masak
Baca
+Pustaka
AKU DAN BADAI PERNIKAHANKU

AKU DAN BADAI PERNIKAHANKU

Cafe khas Makassar tempat fafvorit Dewi menjadi tujuanku. Bahkan aku belum bisa melepas apa-apa yang pernah membuat Dewi menerbitkan senyum manisnya. “Coto dan ketupat ya, Mas!” Kupesan makanan yang sama dengan apa yang Dewi suka. Sambil menunggu pesanan, aku memilih kedepan sebentar membeli sebungkus tembakau yang akhir-akhir ini kembali kuhirup asapnya. Namun, hari mungkin takdir benar-benar ingin memperlihatkan kesalahanku sejauh mana akan memberiku penyesalan.
9.347.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai dewa masak
Baca
+Pustaka
Penjaga Hati Sang Nyonya

Penjaga Hati Sang Nyonya

Bisma terkekeh, menjitak jidat Dewi, lalu meninggalkan wanita itu di atas meja makan, dan menghampiri area memasaknya. Lelaki itu mulai menata masakannya ke atas piring. Piringnya hanya satu, dengan satu sendok. Bisma membawa makanan hasil masakannya ke Dewi, menyendok satu sendok, meniupnya, dan menyuapkannya ke mulut Dewi. "Enak, kan, Nyonya?" Dewi tidak langsung menjawab. Dia justru mengunyah makanan di mulutnya lebih lama.
654 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai dewa masak
Baca
+Pustaka
Saat Aku Berhenti Kamu Malah Mengejarku

Saat Aku Berhenti Kamu Malah Mengejarku

"Arjuna bilang suasana muh tengah buruk?" Sialan Sadewa, apa yang dia bilang, apa dia berbicara soal. "Mau coba hal baru untuk meredakan mood? Memasak bareng Ibu yuk!" Anehnya mungkin karena cara Dewi yang sangat halus mengajak, Sadewa tidak enak menolak, tapi dia juga tak keberatan di saat yang sama. Dewi menyalakan ruangan dapur, minimalis, banyak alat-alat masak dengan berbagai macam desain, Dewi memang suka mengoleksi hal seperti itu.
10631 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai dewa masak
Baca
+Pustaka
Dewa Beladiri Menuntut Balas

Dewa Beladiri Menuntut Balas

Ibu kosnya, Bu Ratna namanya, adalah perempuan paruh baya yang tinggal sendirian, yang sejak Sarah pertama kali datang sudah memperlakukannya bukan sebagai penyewa kamar tapi sebagai bagian dari rumahnya. "Beliau yang pertama kali ajarin saya masak makanan Kota Alfa ini," kata Sarah dengan senyum kecil yang kali ini terasa lebih tulus dari yang tadi di toko gadai. "Saya dari desa, makanan kami beda. Beliau sabar sekali ngajarin saya. Setiap hari Minggu masak bareng di dapur. Kadang dia, biarkan aku nunggak saat gajian ku telat."
484 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai dewa masak
Baca
+Pustaka
Terpaksa menikah dengan ayah sahabatku

Terpaksa menikah dengan ayah sahabatku

protes Dewa, nadanya terdengar protektif. "Setelah makan martabak, aku makan nasi sama ayam kecap. Jadi sekarang rasanya kenyang banget. Mas sendiri gimana? Masih di rumah Mama?" "Masih. Ini lagi nunggu Diana pulang magang. Kamu... di rumah sendirian?" tanya Dewa, tiba-tiba merasa agak bersalah meninggalkan istrinya yang sedang hamil.
92.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai dewa masak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status