Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BENALU

BENALU

Dewi hanya manggut-manggut dan tersenyum getir. “Menurut Mbak gimana kalau aku sama dia? umur kami jauh banget,” tanya Mita lagi kembali ke pertanyaan itu. “Gimana, ya? bentar ya, Mbak ke toilet dulu, pengen muntah,” ucap Dewi jujur. Karena semakin nggak tahan. “Iya, Mbak, masih mual aja ya dedeknya,” sahut Mita. Dengan cepat Dewi beranjak. Menuju ke kamar mandi.
9.949.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai dewa muka banyak
Baca
+Pustaka
Bersinar Usai Bercerai

Bersinar Usai Bercerai

Wanita itu tak mau berbagai masalah wajah timbul seperti jerawat karena tak rajin melakukan double cleansing. Sambil tiduran, Davika mengirimkan pesan W******p di WAG keluarga besarnya untuk memberi kabar bahwa dirinya sudah sampai dengan selamat di Bali. Tak lupa ia juga mengabari Keenan lewat pesan WA pada wali kelasnya. Selesai mengirim pesan, mata wanita itu perlahan terpejam karena kebetulan hari ini wanita itu sedang kedatangan tamu bulanan.
1022.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 679 kali sebagai dewa muka banyak
Baca
+Pustaka
Air Mata Maduku

Air Mata Maduku

Kemudian meletakkan sebuah meja kecil berkaki besi yang kokoh di atas paha wanita paruh baya itu. Setelah meletakkan semangkuk bubur, Aku membantu ibu menggenggam sendok. Selain berusaha untuk makan sendiri, sesekali aku juga menyuapinya. Aku merasakan seseorang sedang memperhatikan aku dan ibu dari pintu. Sesaat aku menoleh, ternyata Mas Dewa sedang berdiri mematung di sana. Entah sejak kapan laki-laki itu di sana. Sepertinya Mas Dewa mau mandi. Ada handuk melingkar di lehernya. Tapi kenapa dia tidak mandi di kamar Liana saja? Setiap kamar di sini memiliki satu kamar mandi di dalamnya.
9.6291.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.6K kali sebagai dewa muka banyak
Baca
+Pustaka
Bu Guru, Ada Salam Dari Papa!

Bu Guru, Ada Salam Dari Papa!

Aku melihat Dewa baru saja mau membuka mulut saat sebuah suara cempreng datang menggangu. "Dewa! Kamu kemana aja? Aku cariin kamu terus dong!" Melihat Maura tiba-tiba datang membuat perutku tiba-tiba berkontraksi. Memang benar, kabarnya wanita itu punya beribu banyak cara untuk mendekati mangsanya. Lihat saja, selain Maura dengan mudahnya memotong kata-kataku kini dia dengan beraninya bersender manja pada Dewa sekalipun pria itu menolak dan menjaga jarak.
1025.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 883 kali sebagai dewa muka banyak
Baca
+Pustaka
Miliarder Dewa Perang

Miliarder Dewa Perang

Dia berusia delapan belas tahun saat itu! sekarang dua belas tahun telah berlalu. dia memiliki kekuatan dewa. dan bisa mengejutkan dunia, tapi Ethan memilih untuk kembali diam-diam. Dia tidak pernah melupakan gadi kecil itu. Dia tidak bisa melupakan mata murni itu. Dia tidak bisa melupakan wajah yang baik itu. Ethan menyimpan bungkus permen itu dengan hati-hati dan menarik napas dalam-dalam.
107.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai dewa muka banyak
Baca
+Pustaka
(Bukan) SUAMI PENGGANTI

(Bukan) SUAMI PENGGANTI

Dewa menunjukkan biji nasi yang tadi dia ambil dari ujung bibir Bianca. "Eh.. Makasih Mas." Bianca malu-malu. Dia malu sekaligus cemas. Takut jika mulut pedas Dewa kembali mengejeknya. Bianca mengambil gelas miliknya lalu meminumnya untuk menutupi rasa malu dan cemasnya.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai dewa muka banyak
Baca
+Pustaka
Dimanja Paman Mantan

Dimanja Paman Mantan

Bab59 "Eh, Dewa. Kenapa diam aja sih? Kamu ada masalah apa?" "Nggak ada." "Kamu jangan bohong deh. Ayo cerita." "Habisin makan kamu, sih. Nggak usah tanya- tanya. Suasana hatiku memang sedang buruk saat ini." Berkali- kali Dewa menghembuskan napas berat. Dewa tidak mungkin menceritakan masalah pribadi keluarganya pada teman- temannya. Dia juga tidak suka ditanya- tanya.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai dewa muka banyak
Baca
+Pustaka
Dewa Naga Hitam

Dewa Naga Hitam

Tingkat kultivasinya yang rendah dipulihkan dalam satu malam. Menembus dua level dalam satu malam. Kecepatan kultivasi yang mengerikan seperti ini membuat orang lain terpuruk, menyebabkan mereka gemetar ketakutan! "Aku merasa lebih kuat dari sebelumnya. Seperti yang diharapkan dari Teknik Dewa Naga Tertinggi!" Perlahan membuka matanya, wajahnya menunjukkan senyuman tipis. Fang chen meregangkan tubuhnya, tubuhnya berderak seperti petasan.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai dewa muka banyak
Baca
+Pustaka
Patah Hati Membuat Tuan Presdir Jadi Hampa

Patah Hati Membuat Tuan Presdir Jadi Hampa

Dewa mengepalkan tangan. Beberapa menit berlalu pria itu terlelap tidur. Sinar matahari musim semi menyinari kamar, suhu semakin meningkat tetapi Dewa begitu nyenyak mengistirahatkan tubuhnya. Merasakan mual luar biasa, Dewa langsung membuka mata. Ia berlari menuju kamar mandi dan muntah kering. Pria itu mengembuskan napas dengan kasar, sebab beberapa hari ini pola makan dan tidurnya berantakan.
1058.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai dewa muka banyak
Baca
+Pustaka
Sang Dewi

Sang Dewi

Saat mengalihkan perhatian ke depan, bibir semerah jambu Shima Dahyang membentuk senyuman, walau ekspresi wajahnya menyiratkan beribu luka dan kekecewaan dalam hati. "Dewa bukanlah makhluk yang bisa bertindak sesuka hati, apa lagi untuk urusan cinta. Masih banyak yang harus dipikirkan, terutama demi menjaga kedamaian para abadi agar tak berseteru dengan bangsa Asura, mungkin sebab itulah Dewa Mandala menahan diri," ungkapnya. "Lagi pula, turun ke bumi bagi para dewa bagaikan sebuah mimpi. Mana mungkin akan terbawa perasaan, lalu sampai harus mengejar agar segala kefanaan terwujud. Sejak terbangun, kami telah menemukan kesejatian diri masing-masing."
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai dewa muka banyak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status