Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Suami Misteriusku

Suami Misteriusku

Ada sebuah tulisan. (Gerbang kematianmu sudah di depan mata, Elia. Jangan kamu pikir selama aku diam dan tidak ada, kamu tidak aman, Elia. Kamu salah besar. Sekarang waktunya, penghalang sepertimu harus segera disingkirkan. Welcome to hell, Elia. Setelah kematianmu, siapa lagi, ya? Ibumu mungkin). Aku meremas kertas ini. Tanganku mengepal kuat, bergetar hebat.
102.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 91 Beses bilang di ambang kematian 2
Read
+Library
Sang Pewaris Konsorsium

Sang Pewaris Konsorsium

Dia menatap Daffa ketakutan, instingnya memberitahunya bahwa dia sedang di ambang kematian. Daffa mengangguk dan tersenyum. “Sayang sekali kamu tidak menyadari ini lebih cepat beberapa menit. Kalau tidak, setidaknya kamu masih akan hidup. Sekarang sudah terlambat.” Dia sedang membicarakan mengenai mengambil nyawa seseorang, tapi dia tidak bergerak.
995.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.8K Beses bilang di ambang kematian 2
Read
+Library
Dokter, Sentuh Aku Lagi

Dokter, Sentuh Aku Lagi

Zaaap! Tubuh Valerin terangkat sedikit oleh arus listrik. “Masih flatline!” “Clear lagi!” Zaaap! Namun garis monitor masih datar. Suasana jadi senyap sesaat, Dokter Adit menghela napas panjang seraya menatap jam di pergelangan tangannya. “Waktu kematian ... pukul sebelas lebih lima puluh menit waktu Indonesia bagian barat.”
1021.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 476 Beses bilang di ambang kematian 2
Read
+Library
Hari Aku Kehilangan, Dia Merayakan

Hari Aku Kehilangan, Dia Merayakan

Ia pernah dengar, itu tanda-tanda seseorang di ambang kematian. Tapi ia nggak mau mati! Tekad untuk bertahan buat dirinya memutus paksa kilasan mimpi itu. Saat ia buka mata kembali, tiga jam telah berlalu. Tubuhnya sudah keluar dari ruang operasi. Sekilas pandang ke dinding putih rumah sakit buat dia nyaris kira dirinya sudah meninggal. Untung ada Bu Sekar di sampingnya. “Syukurlah, kamu sudah sadar.” Bu Sekar embuskan napas lega begitu lihat matanya terbuka.
8.7325.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 8.8K Beses bilang di ambang kematian 2
Ipakita ang mga Review (69)
Read
+Library
Neisya Marchia
Happy ending buat Puspa-Eric & sad ending buat Indra. Karena kalau inget awal2 cerita gimana perlakuan buruk karyawannya Indra ke Puspa di kantor, padahal Indra tau itu tp gak ada respon & pembelaan buat istrinya. Sampai karyawan ngira istrinya itu Wulan bukannya Puspa tapi si Indra tetep aja diem
Alan Nasution
novel translate china kah ? critanya hmpir sama semua , wanita yg dibenci suami, keluarga sendiri, keluarga suami , dan tman2 suami , selalu ada wanita yg nempel ke suami , dan suami ok2 aja . ciri khas novel china . lama bet jalan critanya , psti bkal ribuan
Basahin ang Lahat ng Review
Yes! Please, Daddy

Yes! Please, Daddy

Suara Albert mengalun lambat melewati speaker, menggema di setiap sudut ruangan hantu tersebut. “Tapi beton itu hanya akan menunda kematianmu selama lima menit. Serahkan Gia lewat jendela balkon, atau aku akan memerintahkan unit artileri luar untuk meledakkan seluruh lantai dua ini menjadi abu bersama kalian berdua di dalamnya.”
109.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 346 Beses bilang di ambang kematian 2
Read
+Library
KAMAR KEDUA

KAMAR KEDUA

Angin dari jendela yang sedikit terbuka menggerakkan tirai tipis di samping ranjang. Arga menatap perusahaan yang tertera di kuitansi. “PT Sinar Dermaga Timur. Gudang 12.” Satria mengangguk pelan. “Dan nomor yang aktif minggu lalu terdeteksi di sekitar pelabuhan.” Arga menyambung lirih, “Gudang 17.” Mereka berdua bertukar pandang. Isi pikiran mereka sama. “Prabu meninggal bukan karena kecelakaan biasa,” ucap Satria pelan.
10252.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 6.1K Beses bilang di ambang kematian 2
Ipakita ang mga Review (119)
Read
+Library
BIAN_Bella
novel ini memang berkualiti tinggi. Saya sanggup berjaga sampai lewat malam kerana terlalu asyik membaca. Gaya bahasanya indah, kemas, dan mudah difahami. Membuatkan setiap bab mengalir lancar. Jalan ceritanya jg berbeza daripada kebanyakan novel lain kerana tidak bergantung pada unsur dewasa sahaja
Sulistianah cuplis
wes lah...kalo novel kak njus gk ada yg gagal. rating 10 semua. keren semua. semua ceritanya gk ada yg lebay, relevan dgn kehidupan dan masalah-masalah yg sering terjadi, tp dikemas dengan penulisan yg luar biasa. makasih ya kak nyusul namaku pernah jadi pemeran figuran di salah satu novel nya ......
Basahin ang Lahat ng Review
Permainan Kultivasi Terlarang

Permainan Kultivasi Terlarang

Mengutuk sistem dan mati dengan martabat (Kemungkinan berhasil: 0%) C. Peluk lutut target dan memohon dengan wajah paling hancur saat ini (Kemungkinan berhasil: 50% Penundaan Kematian)] Hah? Apa ini?! Liora terbelalak melihat sebuah layar hologram biru transparan muncul di depannya, tepat di antara dia dan pedang Kaizen yang siap menebas. [Peringatan: Kepala Anda akan terpisah dari leher dalam waktu 3 detik. Pilihlah sekarang!]
228 viewsOngoingIdinagdag sa Library 8 Beses bilang di ambang kematian 2
Read
+Library
Kurir Pemilik Sistem

Kurir Pemilik Sistem

Dia tidak tahu bahwa nyawanya hanya tinggal dua belas menit lagi. Wandi menggigit bibir bawahnya. Tangannya gemetar. Dia ingat tikus di got. Dia ingat bagaimana angka merah itu mencapai nol, dan tikus itu mati seketika. Tidak ada peringatan. Tidak ada kesempatan kedua. Begitu angka mencapai nol, kematian datang. "Harus... harus aku peringatkan," bisik Wandi.
10408 viewsOngoingIdinagdag sa Library 16 Beses bilang di ambang kematian 2
Read
+Library
SANG PEMIMPIN DAN PEMBERI INFORMASI

SANG PEMIMPIN DAN PEMBERI INFORMASI

Dengan sisa tenaga Amara bangkit dari duduknya dan lunglai di tempat tidur. Entah apa yang sebenarnya terjadi, entah Tuhan yang tak mengijinkannya untuk meninggal atau obat yang di minum kurang banyak, Amara perlahan-lahan membuka matanya saat mendengar Azan subuh. "Apa aku sudah mati?" Tanyanya pada diri sendiri yang masih terbaring lemas dan berusaha membuka kelopak matanya yang mulai mengeluarkan cairan bening.
3.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 71 Beses bilang di ambang kematian 2
Read
+Library
Di Balik Topeng si Pria Miskin

Di Balik Topeng si Pria Miskin

ujar Zeffrey dengan mata memerah. “Pasti!” Nicholas menarik napas dalam-dalam dan menepuk bahu Zeffrey. Zeffrey menghibur Zeffrey sebentar, lalu membawa Karen pergi ke kamar N2. Cedera N2 lebih serius. Ketika dibawa ke rumah sakit, napasnya sudah lemah. Kalau tidak diobati tepat waktu, dia mungkin akan meninggal. Karen memandangi N2 yang belum siuman. Air mata mengalir di wajahnya. Dia bersandar di tubuh Nicholas. Dia tahu betul, kalau tidak ada N2, hidupnya akan benar-benar hancur!
8.5140.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.9K Beses bilang di ambang kematian 2
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status