DENDAM DAN CINTA KING MAFIA
“Daddy ‘kan sekarang sudah jarang berkumpul dengan keempat om-mu itu. Jadi, di saat sedang berkumpul seperti ini, daddy ingin menghabiskan waktu dan berbincang dengan mereka.”
Wajah Ardam yang tadi terlihat dingin dan memberengut, kini seketika berubah menjadi ceria kembali. Dia melingkarkan tangannya di leher sang daddy dan mencium wajahnya yang sangat tampan itu.
“Iya, Daddy, maafin Ardam, ya. Karena bagi Ardam, Daddy adalah milik Ardam. Jadi, Daddy tidak boleh melewatkan waktu sedikit pun dari Ardam,” ucap Ardam yang masih berusia 4 tahun, tetapi caranya berbicara sangat dewasa sekali.
Chapitres populaires