Benalu di Rumahku Ketika Suamiku Terkena PHK
“Ya, aku salah Alisya! Aku salah menilaimu! Aku sellau berdoa agar kelak kau menjaid orang sukses. Kukira, bila kau menjadi orang kaya, kau tak akan sama dengan para orang kaya seperti yang kukenal. Ternyata kau lebih parah! Kau mencekik sahabatmu sendiri! Aku terpaksa menjajakan jasa menemani minum para orang kaya yang sedang menghambur-hamburkan uang mereka di sebuah café. Menemani mereka ngobrol sepanjang malam untuk membuang stresnya. Mereka stress karena berlimpah uang dan harta. Mereka tak tahu, kalau kami orang miskin ini, justru sedang berjuang mengaharapkan rezeki dari uang yang mereka hamburkan itu! Terpaksa aku menghinakan harga
dirik