Istri Polos CEO Dingin
Mau marah juga tidak bisa, karena Arsen yang selama ini berusaha menyadarkannya.
"Gue pusing coi ..."
"Selena lagi?" tebak Farhan yang kesekian kalinya.
“Hmm ... memangnya lu kira siapa lagi.” Nada suaranya sedikit meninggi
Farhan terkekeh, mengibaskan tangan dengan santai. Meminta Arsen untuk rileks. “Biasa aja kali, nggak usah ngegas begitu,” ledeknya. “Ya kan ... gue cuman memastikan saja. Bisa aja lu begini karena istri sah lu kan? Toh sekarang hidup lu di kelilingi dua wanita. Jadi, wajar kalau gue nanya. Lagian ... bisa-bisanya ya, di saat gue susah nyari cewek. Lu malah di kelilingin dua cewek sekaligus."