Penyamaran CEO Tanaka
Aku mohon, Adrian — jangan sampai ini berubah jadi skandal.
Ardi menutup laptopnya, lalu menatap langit di luar jendela.
Bintang-bintang tampak redup, tertutup awan tipis.
“Skandal,” gumamnya. “Lucu, ya? Dunia mereka menyebut kejujuran sebagai skandal.”
Ia menunduk, menatap tangannya sendiri — tangan yang kini berlumur debu proyek, bukan tinta pena kontrak miliaran rupiah.