Jangan Pernah Mengusik Istri Sahabat
“Tapi, aku benar-benar menyukaimu, sangat merindukanmu. Begini saja, biar bisa bernapas sedikit, kalau nggak aku bisa sakit karena tertahan.”
Jena menunduk dan melirik sekilas ke bawah. Wajah cantiknya semakin memerah, lalu bergumam, “Memang kelihatannya sangat capek.”
Dia ragu sejenak, lalu bertanya lagi, “Kamu janji nggak akan macam-macam?”
“Macam-macam apa?” tanyaku pura-pura bodoh.
Dia langsung malu dan menunduk, lalu mencubitku lagi, “Dasar nakal. Maksudku jangan sembarang bergerak….”
Bab Populer