Pendekar Dua Jiwa
"Ya Dewa, Zhou? Kenapa kamu?"
"Ibu, Ibu, Xian."
Seorang senior menghampiri mereka. "Ada apa? Kenapa dia?"
"D-dia hanya rindu Ibu," sahut Qiao, merangkul Zhou. "Biasa Kak, anak kecil jauh dari Ibu, kangen. Ayo Zhou, cup, jangan menangis. Ada aku di sini."
Senior itu percaya akan ucapannya. Di matanya memang Qiao seperti seorang Kakak yang berusaha menenangkan Adik. Lagi pula wajah mereka baru dia lihat.
Hot Chapters