Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Biro Jodoh Pangkalan Hati

Biro Jodoh Pangkalan Hati

Kentara sekali dia mengambil kesempatan dalam kesedihan Alif. Setelah Nun agak tenang, baru Kafka kembali ke kursinya dan melanjutkan pembicaraan. “Kamu belum bilang apa-apa sama Bapak kamu kan?” tanya Kafka kepada Nun. Nun menggeleng pelan. “Harusnya tadi pagi ....” Kalimat Alif dipotong Kafka. “Enggak segampang itu, Alif!” “Oke. Kalau gitu, tolong jelasin ke gue sejelas-jelasnya!” titah cucu sultan.
105.9K viewsCompletedAdded to Library 170 Times as quotes cak nun
Read
+Library
Bestlovefriend

Bestlovefriend

Kok gak ceritaaaaa Cavan : sotau dah Nessa : alhamdulillah ya Cavan normal Cevin : iyalah sodara gue Cavan : maaf siapa ya ? Nessa : pokoknya harus cerita nantiii Cavan : apasih kalian Cevin : okefix. Gue coret lo dari KK Nessa : g.luck kencannya :*
5.2K viewsOngoingAdded to Library 134 Times as quotes cak nun
Read
+Library
AKAN KUTUNGGU

AKAN KUTUNGGU

AKAN KUTUNGGU - 6 Keguguran "Nin, kasih tahu aku." Suara besar dan berat itu terdengar di seberang. Memaksa Nindiya untuk bicara. Khaisar terdengar tak sabar karena penasaran. Nindiya menarik napas panjang, lalu menyudahi panggilan. "Ya sudah, Mas. Makasih banyak karena bantuannya untuk ayahku kemarin."
104.6K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as quotes cak nun
Read
+Library
AKU ADALAH MILIK KAWAN KAKAK

AKU ADALAH MILIK KAWAN KAKAK

Sambat Anggi dengan PD-nya. "Berisik, Gi ah!" Ica segera menyeruput teh botolnya hingga tandas. Bagaimana pun ia tak mau sampai keceplosan menceritakan rahasia terbesarnya selama ini yang telah terbungkus rapi. “Wah, Ca, bener nih, kamu kayaknya ada masalah sama yang satu ini, atau elu sebenernya pernah disakitin trus trauma gitu, ya!” Anggi masih menebak asal.
580 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as quotes cak nun
Read
+Library
Cintaku Bagai Layangan Putus

Cintaku Bagai Layangan Putus

Di ruang kerja, kaki Cindy melilit pinggang Alvaro, kuku-kukunya menusuk punggungnya hingga meninggalkan bekas berdarah. “Aku butuh penjelasan dari kamu.” Suara Cindy terdengar dari layar. “Pistol antik yang kamu beri Bella itu warisan Keluarga Winata, bukan? Dia bahkan tidak memintanya, dan kamu malah memberinya harta termahal kamu. Lalu apa maksud dari kata-kata ‘kamu lebih suka aku’?”
13.7K viewsCompletedAdded to Library 425 Times as quotes cak nun
Read
+Library
AKU TANPAMU

AKU TANPAMU

“My Love” Begitu tulisan kontak yang bisa kubaca dengan jelas dari posisiku saat ini. Nasya menatapku sesaat sebelum menggeser layar ponselnya dan mendekatkannya ke arah kupingnya. “Ya.” “Aku di K*C di lantai 1” “Belum. Makanannya pesan bungkus aja, nanti makan di kantor. Kalian sudah selesai?”
1018.8K viewsCompletedAdded to Library 375 Times as quotes cak nun
Read
+Library
KAU CAMPAKKAN DIRIKU

KAU CAMPAKKAN DIRIKU

Sahut bu RT, langsung mengacungkan jempolnya. Mia, cekikikan menahan tawa sambil menikmati rujak di buat oleh ibu-ibu yang super pedas dan enak juga. Ada ibu-ibu datang dengan tergesa-gesa, sepertinya mendapatkan kabar terbaru. "Ibu-ibu,tau gak nih? Nak Gabbar, datang ke sini dan membawa ibunya. Aku tidak sengaja melihat di rumahnya,mang Seto".
92.7K viewsCompletedAdded to Library 107 Times as quotes cak nun
Read
+Library
Istri Cacatku, Kembalilah!

Istri Cacatku, Kembalilah!

“Nanti aku carikan bunga yang bagus.” “Aku taunya kaktus. Beberapa cafe ada kaktus di atas meja mereka.” Sebenarnya kaktus itu bagus juga, tapi Sophia takut jika duri kaktus bisa melukai siapa saja. Tapi jika Alcand ingin ada bunga kaktus di atas meja cafenya juga tidak masalah, meskipun banyak sekali yang menggunakan bunga kaktus. “Yang lain saja. Aku tidak mau menggunakan konsep yang sudah dipakai orang lain.” ucapan Alcand.
105.3K viewsCompletedAdded to Library 206 Times as quotes cak nun
Read
+Library
AKU VS IBUMU

AKU VS IBUMU

Lalu aku berbalik dan melangkah menuju kamar. “Eh, Ratna. Lihat ini! Kayak Chintya dong. Udah cantik, baik, kaya raya pula. Main-mainnya juga mahal, ke Bali. Jadi bisa bawain oleh-oleh yang berkelas. Gak kayak kamu, bisanya cuma bawa rambutan dari kampung,” ucap Kak Ratna diikuti gelak tawa Mama dan Chintya.
6.1K viewsCompletedAdded to Library 182 Times as quotes cak nun
Read
+Library
Kita dan Cerita

Kita dan Cerita

tanya Raina bingung. “Bukan Clara, laki laki” jawab kakak Rania yang bernama Kevin itu. “Laki laki? Ha siapa?!” kaget Raina yang rasa kantuknya tiba tiba tergantikan dengan rasa penasaran. “Makannya temuin, dua orang nungguin, kamu malah masih molor” jawab Kak Kevin masih sibuk membuka jendela kamar Raina. “Dua orang? Yang bener aja kak” Raina makin kaget.
18.9K viewsOngoingAdded to Library 433 Times as quotes cak nun
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status