RITUAL GUNUNG KEMUKUS
ucap ustazah berusia separuh baya sambil membetulkan posisi jilbab yang ditarik-tarik oleh Saimah.
“Tolong, Mbak Saimah dibimbing dalam berdoa.”
“Baik, Kiai. Assallamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.”
“Wa’alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh,” balas Kiai dengan kedua mata mengikuti gerakan ‘sesuatu’ dari pohon kelapa ke arah jalan menuju asrama putri. Pria berjanggut putih tersebut lalu berucap, ”Saat berjalan menuju asrama, jangan putus baca doa. Tolong, pegang erat-erat tangan Mbak Saimah. Apa pun yang terjadi jangan sampai lepas.”